SEMARANG, beritajateng.tv – Sebuah bangunan heritage kuno di sulap menjadi sebuah rumah pertemuan mewah bernama Roemah Pertemoean D’Kambodja oleh seorang desainer, Anne Avantie.
Bangunan heritage kuno itu merupakan milik PT Pos Indonesia yang berlokasi di Jalan Diponegoro Semarang.
Rumah berkonsep tradisional ini terkesan megah karena dekorasi-dekorasi cantik. Setiap ruangan pun memiliki tema yang berbeda-beda. Di tambah, sajian kuliner tradisional membuat tempat ini semakin menarik sebagai destinasi kuliner.
Anne menyebut, ada lima ruang yang di beri nama berbeda-beda. Yaitu Ruang Kaberkahan, Ruang Kanugrahan, Ruang Kamulyan, Ruang Kawelasan dan Ruang Katresnan. Dalam satu ruangan bisa di gunakan untuk 15 hingga 25 orang.
“Rumah pertemuan ini ada lima ruangan dengan konsep dan tema sendiri-sendiri. Seperti Kaberkahan ini sebuah berkah, kanugrahan sebuah anugerah, katresnan sebuah cinta kasih dan lain sebagainya,” kata Anne, Kamis 31 Agustus 2023 malam.
Menurutnya, bangunan cagar budaya yang tidak di manfaatkan terkesan mengerikan di mata masyarakat. Namun, dengan sentuhan desainer kondang tersebut, kesan mengerikan hilang dan menjadi bangunan yang cantik.
“Bangunan-bangunan kuno kita beri sentuhan dengan cinta kasih maka akan membuat jadi lebih indah,” ucapnya.
Lebih lanjut, destinasi wisata kini tidak harus soal kemegahan kota. Kultur budaya juga menjadi bagian kekayaan dari sebuah kota yang menjadi keindahan tersendiri.
Ita Apresiasi Roemah Pertemoean D’Kambodja
Walikota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu mengatakan, pemkot mendukung adanya revitalisasi yang dilakukan pihak swasta. Pasalnya, di Kota Semarang memang banyak berdiri bangunan-bangunan cagar budaya.
Dia pun mengapresiasi upaya Anne Avantie dalam merevitalisasi rumah dinas PT Pos Indonesia tersebut. Revitalisasi bangunan kuno tidak perlu mengubah bentuk bangunan melainkan cukup memberikan konsep yang kekinian.
“Ini di buat konsep tradisional ala Belanda tapi tetap instagramable dan kekinian,” ucap Ita.
Ita memaparkan, hadirnya Roemah Pertemoean ini menjadi tambahan destinasi kuliner baru di ibu Kota Jawa Tengah. Destinasi ini bisa menjamu para tamu baik dari Semarang maupun luar kota.





