Ekbis

Banjir Putus Jalur Demak-Kudus, Pertamina Alihkan Distribusi BBM Lewat Jepara

×

Banjir Putus Jalur Demak-Kudus, Pertamina Alihkan Distribusi BBM Lewat Jepara

Sebarkan artikel ini
Banjir Putus Jalur Demak-Kudus, Pertamina Alihkan Distribusi BBM Lewat Jepara
Truk BBM Pertamina saat mendistribusikan suplai melewati wilayah banjir di Jalan Kaligawe Raya Semarang. (Ellya/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Jebolnya tanggul di Sungai Wulan di Kabupaten Demak, membuat jalur pantura Demak-Kudus terputus akibat banjir besar di wilayah Kecamatan Karanganyar.

Akibat dari terputusnya jalur pantura Demak-Kudus itu, Pertamina Patra Niaga Jawa Bagian Tengah mengalihkan suplai Bahan Bakar Minyak (BBM) melalui Jepara.

Hal ini kata General Manager Pertamina Patra Niaga Jawa Bagian Tengah Aji Anom Purwasakti di Semarang, Rabu 20 Maret 2024.

BACA JUGA: Tanggap Bencana, PT Pertamina Patra Niaga Serahkan Bantuan Banjir Kota Semarang

Aji Anom mengatakan akibat banjir besar di wilayah pantura Demak-Kudus karena jebolnya tanggul di Sungai Wulan, membuat dua SPBU di Kecamatan Karanganyar sementara berhenti beroperasi.

Menurutnya, penutupan sementara operasional SPBU di Demak guna mengantisipasi kejadian tidak pihaknya inginkan. Khususnya terkait masalah kelistrikan, dan kualitas BBM supaya jika terjual nanti tidak merugikan konsumen.

Dia menjelaskan, karena pantura Demak-Kudus terendam banjir itu suplai BBM juga pihaknya alihkan melalui Jepara.

“Dalam kondisi saat ini memang kita beberapa kali terdampak bencana cuaca buruk, terutama banjir dan gelombang tinggi. Kami selalu cari solusi alternatifnya, karena untuk suplai kami punya banyak alternatif. Jadi untuk terminal BBM ada di Semarang dengan back up di Boyolali dan Tegal kemudian juga di Rewulu. Sehingga, jika satu terminal itu terkendala atau suplai terkendala kami segera alih suplai ke terminal lainnya,” kata Aji Anom.

Lebih lanjut Aji Anom menjelaskan, untuk di wilayah Kota Semarang juga masih ada dua SPBU yang berhenti beroperasi sementara karena banjir.

Sebelumnya, saat banjir besar terjadi membuat delapan SPBU tidak bisa beroperasi karena tergenang banjir.

“Alhamdulillah sekarang sisa dua SPBU saja yang masih belum beroperasi, karena kami masih melihat bagaimana kelistrikannya atau produknya layak jual atau tidak,” pungkasnya. (*)

Editor: Elly Amaliyah

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp