SEMARANG, beritajateng.tv – Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Tengah (Jateng) menilik permasalahan banjir rob pesisir Pantura Jateng yang terjadi setiap tahunnya.
Anggota DPRD Jateng dari Fraksi PKS Setia Budi Wibowo meminta Pemerintah daerah dan Pemerintah pusat untuk memberi perhatian lebih terhadap persoalan rob tersebut.
Hal itu ia beberkan dalam Rapat Paripurna dengan agenda Laporan Reses DPRD Jateng Masa Sidang Ketiga Tahun 2022-2023. Rapat tersebut berlangsung di Gedung Berlian, Kantor DPRD Jateng, Senin (12/6/2023).
Menurut keterangannya, Fraksi PKS Jateng kerap kali mendapatkan laporan dari masyarakat yang tinggal di pesisir Pantura Jateng, khususnya Demak dan Pekalongan, mengenai persoalan banjir rob yang tidak kunjung selesai dari tahun ke tahun.
BACA JUGA: Waspada! 10 Wilayah Pantura Jateng Terancam Banjir Rob
Oleh sebab itu, Setia Budi meminta Pemerintah sebagai eksekutor untuk serius menangani persoalan banjir rob pesisir Pantura Jateng. Pasalnya, persoalan rob telah menjadi masalah tahunan yang belum selesai hingga saat ini.
“Terkait genangan rob di Pekalongan dan khususnya Demak. Rob yang terjadi di Pantura meliputi Kecamatan Sayung, Wedung, dan Bonang, perlu mendapatkan perhatian kita semua. Baik Pemkab Demak, Pemprov Jateng, dan termasuk Pemerintah pusat,” ujar Setia Budi saat membacakan laporan reses Fraksi PKS, Senin (12/6/2023).
“Karena rob pada per hari ini sudah menyita perhatian warga Kabupaten Demak dan semakin hari rob sudah sulit untuk kita bendung, khususnya di beberapa daerah yang setiap hari wilayahnya tergenang air rob,” imbuhnya.
Solusi Rob Pesisir Pantura Jateng
Upaya peninggian jalan belumlah cukup dalam menangani banjir rob menurutnya. Ia melihat perlu adanya keterlibatan dari seluruh pihak dan penanganan secara menyeluruh untuk mengatasi rob pesisir Pantura Jawa Tengah yang menahun.
“Tidak hanya sekedar peninggian jalan, tapi membutuhkan keterlibatan semua pihak dan penanganan yang menyeluruh,” tegas Anggota Komisi B DPRD Jateng tersebut.
BACA JUGA: Banjir Rob Jalur Pantura Semakin Parah, Semarang–Demak Butuh Waktu 3 Jam





