Ekbis

Bank Indonesia Gelar CJIBF dan UMKM Gayeng 2024 Dorong Investasi, Perdagangan Hingga Pariwisata di Jateng

×

Bank Indonesia Gelar CJIBF dan UMKM Gayeng 2024 Dorong Investasi, Perdagangan Hingga Pariwisata di Jateng

Sebarkan artikel ini
Bank Indonesia Gelar CJIBF dan UMKM Gayeng 2024 Dorong Investasi, Perdagangan Hingga Pariwisata di Jateng
Melihat hasil kerajinan UMKM Jawa Tengah di CHIBI dan UMKM Gayeng di Paragon Mall Semarang. (Ellya/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah menggelar opening ceremony Central Java Investment Business Forum (CJIBF) dan UMKM Gayeng 2024.

Kegiatan ini mengangkat tema “Enhancing Sustainable Growth through Green and Circular Economy”.

UMKM Gayeng 2024 mengedepankan sektor sustainable, renewable energy dan Green agriculture.

BACA JUGA : Pemkot Semarang Gandeng Bank Indonesia Bentuk Toko TPID untuk Tekan Inflasi

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jateng Rahmat Dwisaputra mengatakan Central Java Investment Business Forum (CJIBF) 2024, merupakan kerja bareng dengan Pemprov Jateng bersama kabupaten/kota.

Hal ini ia sampaikan usai pembukaan CJIBF dan UMKM Gayeng 2024 di Atrium Mal Paragon, Jumat 26 April 2024.

Rahmat menjelaskan, CJIBF 2024 dan UMKM Gayeng 2024 digelar di lima negara termasuk Indonesia. Yakni di Singapura, Jepang, Perancis dan Belgia. Menurutnya, ada 88 pelaku UMKM di seluruh Jateng yang dilibatkan

“Kalau penjualan produk di UMKM Gayeng dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan. Tahun lalu penjualannya bisa Rp12 miliar, dan tahun ini Insya Allah bisa naik 10 persen sekitar Rp13 miliar atau Rp14 miliar,” kata Rahmat.

BACA JUGA: Rumah Jabatan Kepala Bank Indonesia Provinsi Jateng di Semarang Kini Berstatus Cagar Budaya

Sementara Sekda Jateng Sumarno menambahkan, kegiatan UMKM Gayeng 2024 yang di inisiasi Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jateng mampu menggerakkan para pelaku UMKM. Terutama, dalam memasarkan produk-produknya ke luar negeri.

“Tanpa bantuan dari BI tentu saja mereka tidak memungkinkan untuk bisa ke luar negeri. Ini adalah salah satu cara bagaimana kita mengangkat pelaku UMKM. Yang produknya tidak kalah dengan buatan luar negeri dan supaya bisa terkenal di luar negeri,” ucap Sumarno.

Lebih lanjut Sumarno menjelaskan, selama ini respon masyarakat luar negeri cukup baik terhadap hasil produk UMKM asal Jateng. (*)

Editor: Elly Amaliyah

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp