SDN Wonodri dan SDN Purwoyoso 01 tercatat menjadi sekolah dengan peserta didik baru paling sedikit, masing-masing hanya menerima lima siswa.
Selain itu, beberapa sekolah lain juga belum memenuhi kuota, di antaranya SDN Karangidul, SDN Petompon 03. SDN Karangrejo 02, dan SDN Jatirejo yang masih kekurangan sekitar 10 siswa.
Dinas Pendidikan berharap pendaftaran tahap lanjutan dapat membantu memenuhi kekurangan kuota di sejumlah sekolah tersebut. Sekaligus memastikan seluruh anak usia sekolah di Kota Semarang memperoleh akses pendidikan dasar yang layak.
“Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan ini. Terutama bagi yang belum mendapatkan sekolah atau masih mencari sekolah yang sesuai dengan domisili mereka,” pungkas Ahsan. (*)





