SEMARANG, beritajateng.tv – Polrestabes Semarang menyerahkan kasus pembacokan yang menewaskan mahasiswa Universitas Dian Nuswantoro (Udinus), Muhammad Tirza Nugroho Hermawan, kepada Kejaksaan Negeri Semarang.
Insiden tersebut melibatkan tiga anggota kelompok gangster yang melakukan aksi brutal pada September 2024 lalu.
Kepala Seksi Tindak Pidana Umum Kejaksaan Negeri Kota Semarang, Sarwanto, mengungkapkan bahwa tiga tersangka yang terlibat ialah BRP (21), RS (23), serta RPP (20).
Ketiganya merupakan bagian dari kelompok gangster yang saat kejadian sedang berencana melakukan bentrokan antarkelompok.
BACA JUGA: Polisi Tangkap Enam Anggota Gangster, Pelaku Pembacokan Mahasiswa Udinus: Saya Bacok 3 Kali
Ketika kejadian, korban yang tengah melintas di Jalan Kelud, Kota Semarang, terserang gangster secara tiba-tiba.
“Korban menjadi sasaran salah dari pelaku yang mengira dia anggota kelompok lawan,” ujar Sarwanto, Selasa, 7 Januari 2025.
Para tersangka kini dalam penahanan di Rutan Semarang untuk proses hukum lebih lanjut.
“Akibat perbuatannya, ketiga tersangka dijerat dengan Pasal 170 KUHP tentang penganiayaan yang menyebabkan kematian, serta Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan,” imbuhnya.
BACA JUGA: Polisi Ringkus 6 Anggota Gangster Pembacokan Mahasiswa Udinus, Ini Dalang Utamanya
Selain menyerahkan para tersangka, penyidik juga membawa barang bukti berupa tiga senjata tajam berukuran sekitar 1 meter yang tersangka gunakan untuk menyerang korban. Bukti tersebut menjadi bagian penting dalam menguatkan dakwaan terhadap pelaku.
Sebelum kejadian tragis ini, korban yang tengah berboncengan sepeda motor melintas di lokasi saat kelompok gangster bersiap untuk bentrokan.
Namun, salah sasaran membuat mahasiswa Udinus itu harus kehilangan nyawa secara tragis.
Dengan terlimpahkannya kasus ini ke kejaksaan, harapannya proses hukum berjalan lancar dan memberikan keadilan bagi keluarga korban. (*)





