Politik

Bawaslu Kota Semarang Sapu Bersih APK Terpasang di Hari Kedua Masa Tenang

×

Bawaslu Kota Semarang Sapu Bersih APK Terpasang di Hari Kedua Masa Tenang

Sebarkan artikel ini
Bawaslu Kota Semarang Sapu Bersih APK Terpasang di Hari Kedua Masa Tenang
Petugas bersama Bawaslu membersihkan APK terpasang di jalan protokol kota Semarang saat masa tenang. (Ellya/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Hari kedua masa tenang, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Semarang sapu bersih alat peraga kampanye (APK) yang masih bertebaran.

Ketua Bawaslu Kota Semarang Arief Rahman mengatakan, semua APK sudah pihaknya larang pemasangannya. Hal ini sesuai dengan aturan, bahwa di masa tenang memang tidak di perbolehkan adanya pemasangan alat peraga kampanye.

“Di hari kedua masa tenang, kami sudah merencanakan penertiban sampai dengan Selasa besok. Targetnya memang pembersihan dan sudah bukan lagi kami menertibkan alat peraga melanggar atau tidak, namun sifatnya pembersihan,” ujar Arief, Senin 12 Februari 2024.

BACA JUGA: Usai Prabowo-Gibran Kirab di Semarang, Bawaslu Tertibkan 1.000-an Alat Peraga Kampanye Langgar Aturan

Arief meminta timnya melakukan pembersihan alat peraga kampanye yang terpasang di baliho maupun reklame.

“Semua sudah dilarang, karena sekarang memasuki masa tenang. Dan memang tidak boleh ada alat peraga kampanye apapun sehingga hari ini targetnya pembersihan,” kata dia.

Ia menyebut, jika pembersihan APK tidak bisa selesai, maka akan berlanjut dengan pembersihan APK pada Selasa 13 Februari 2024 besok.

“Kalaupun hari ini belum bisa maksimal, maka akan dilakukan besok. Karena sesuai ketentuan mengatur bahwa H-1 pencoblosan, alat peraga kampanye harus bersih,” sebut Arief.

Mengenai gambar yang akan ditertibkan, Arief mengaku akan melihatnya secara spesifik. “Gambar kita lihat jenisnya, karena kan harus spesifik, apakah mencantumkan citra diri termasuk legislatif. Kita sisir dahulu yang bisa kita jangkau hari ini,” Imbuhnya.

Kecuali, lanjut Arief, gambar maupun APK yang berada di dekat kantor partai baik DPD maupun DPC mendapat pengecualian.

“Kalau di dekat kantor partai DPD DPC gak apa-apa. Tapi kalau posko, jadi atensi kami untuk kita himbau dan bersihkan. Ini bagian dari fokus kerawanan kami,” jelas Arief. (*)

Editor: Elly Amaliyah

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp