Gaya Hidup

Begini Kisah Film Kupu-Kupu Kertas yang Kembali Tayang di Bioskop, Mengangkat Peristiwa Tragis di Tahun 1965

×

Begini Kisah Film Kupu-Kupu Kertas yang Kembali Tayang di Bioskop, Mengangkat Peristiwa Tragis di Tahun 1965

Sebarkan artikel ini
Kupu-Kupu Kertas
Film bioskop Kupu-Kupu Kertas, salah satu film Indonesia yang tayang di bioskop pada September 2024. (Foto: Instagram/@kupukupukertasfilm)

SEMARANG, beritajateng.tv – Film Kupu-Kupu Kertas merupakan salah satu dari film-film bioskop tahun 2024 yang mulai diputar pada bulan Februari lalu. Film ini mengambil setting pada konflik politik pada era 1960-an yang sangat menarik.

Banyak yang tertarik untuk menonton film ini karena akting luar biasa dari para aktornya, termasuk Amanda Manopo dan Chicco Kurniawan yang berperan sebagai pemeran utama.

Bagi yang belum kesempatan menonton film ini pada bulan Februari, tidak perlu khawatir karena film ini akan tayang kembali pada bulan September mendatang.

Jadi, untuk tidak ketinggalan informasi, mari simak terlebih dahulu cerita lengkapnya dalam film ini.

BACA JUGA: 3 Daya Tarik Wisata Glamping dan Taman Edukasi Jolotundo Edupark, Cek Buruan!

Film Kupu-Kupu Kertas

Film Kupu-Kupu Kertas mengangkat peristiwa tragis yang terjadi di Banyuwangi pada tahun 1965, yaitu 62 pemuda dari Gerakan Pemuda Ansor mendapatkan ancaman oleh anggota PKI.

Dalam balasan atas tragedi ini, Gerakan Pemuda Ansor melancarkan operasi Gagak Hitam yang menyebabkan korban berjatuhan. Peristiwa ini sekarang diabadikan dalam Monumen Lubang Buaya Cemetuk.

Netizen menyebut film ini sebagai salah satu yang sangat berat, bahkan lebih menyeramkan dari film horor biasa. Mereka tidak sabar untuk menonton film ini setelah melihat teaser pertamanya.

Netizen juga memberikan apresiasi kepada para pemeran yang memerankan peristiwa bersejarah gelap Indonesia ini, mengakui bahwa peran seperti ini memerlukan dedikasi ekstra dan pemahaman mendalam tentang sejarah.

BACA JUGA: Wisata Kawah Wurung Menjadi Lokasi Syuting Film Kupu-Kupu Kertas, Intip Daya Tariknya Berikut ini

Film ini menceritakan tentang Ikhsan (Chicco Kurniawan), seorang individu dari keluarga NU, yang terlibat dalam hubungan asmara dengan Ning (Amanda Manopo), seorang wanita dari keluarga yang terafiliasi dengan PKI.

Pada awalnya, Ikhsan tidak begitu memperhatikan perbedaan ideologi di antara mereka. Namun, situasinya menjadi tegang ketika konflik pecah dan keluarga Ikhsan menjadi korban dari kekerasan yang dilakukan oleh anggota PKI.