SEMARANG, beritajateng.tv – Musim durian telah tiba, para penikmat bisa mencoba berburu buah dengan aroma khas ini di Desa Delik, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang.
Di lingkungan desa yang terlalui jalan utama Tuntang-Beringin tersebut saat ini sudah memasuki panen raya buah durian. Sehingga banyak rumah yang menjajakan buah durian.
Salah satu jenis durian yang paling diburu oleh penikmat di Desa Delik ini adalah durian ‘merica’, yakni buah durian lokal khas Delik yang memiliki citarasa khas manis-pahit.
“Ukurannya memang relatif kecil, sehingga disebut durian merica,” ungkap Yanti (49), salah satu penjual durian di Desa Delik, Kecamatan Tuntang, Sabtu, 31 Januari 2026.
Yanti mengungkapkan, setiap musim durian tiba ada beberapa jenis durian lokal dari desa setempat yang warga jajakan dan biasanya di depan rumah masing-masing.
BACA JUGA: Jangan Lewatkan! Festival Durian Gunungpati, Ada Kontes Hingga Lomba Makan Durian
Namun, jelasnya, jenis durian yang paling dicari adalah durian merica. Walaupun ukurannya relatif kecil tetapi memiliki citarasa yang manis-pahit yang cukup kuat.
Yang lebih istimewa lagi jika durian tersebut buahnya memiliki warna kuning mentega. “Aromanya menyengat dan citarasa pahitnya sangat kuat,” jelasnya.
Untuk jenis durian merica, lanjut Yanti, para penjual di Desa Delik umumnya mematok harga Rp35.000 per buah. Namun ada juga yang menjual Rp 100.000 dapat tiga buah.
Durian merica juga memiliki ciri daging buahnya juga tidak begitu tebal namun teksturnya lembut. Aroma dan citarasanya sangat kuat daripada durian lokal lainnya.
Penjual durian lainnya, Ratih Puspitasari (38) menambahkan, walaupun sama-sama durian merica namun ada beberapa varian citarasa. Yakni manis, pahit dan perpaduan manis-pahit.
“Namun selama ini yang paling favorit dan banyak para pembeli cari di Desa Delik ini adalah jenis durian merica dengan citarasa manis-pahit,” jelasnya.





