SEMARANG, beritajateng.tv – Pelaksanaan ibadah haji yakni adalah setahun sekali tepat pada bulan Dzulhijjah dalam kalender Hijriah.
Ibadah tersebut merupakan rukun iman yang ke lima bagi mereka umat Muslim yang mampu melaksanakannya. Apabila melihak kalender masehi, yakni puncak dari ibadah tersebut jatuh perkiraan pada 25-26 Mei.
Bagi kamu yang ingin melangsungkan ibadah tersebut hanya saja masih bingung bagaimana doa dan tatakramanya ketika berangkat, simak informasi lengkapnya berikut.
BACA JUGA: Calon Jemaah Haji Blora Mulai Kumpulkan Koper, Penerbangan Dibagi Tiga Kloter
Ibadah Haji
Ketika mau melaksanakan haji dan hendak berangkat meninggalkan rumah, ada beberapa doa yang cukup penting untuk kita amalkan.
Sepertihalnya doa keluar rumah, doa perlindungan harta dan keluarga, serta doa memohon kebaikan.
Lalu bagaimana dengan bacaan doanya? doa keluar rumah yakni sama dengan doa ketika ingin melaksanakan perjalanan pada umumnya.
Bismillâhi tawakkaltu ‘alallâhi wa lâ ḫaula wa lâ quwwata illâ billâhil ‘aliyyil ‘adhîm, yang artinya “Dengan nama Allah, aku bertawakal kepada Allah. Tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan (pertolongan) Allah”
Sedangkan doa untuk memohon perlindungan keluarga dan harta yakni, Allahumma inni ataqarrabu ilaika bihinna fakhlufni bihinna fi ahli wa mali, artinya “Ya Allah, sesungguhnya aku mendekatkan diri kepada-Mu dengan perantaraan mereka (ayat-ayat/surat), maka gantikanlah aku dalam menjaga keluarga dan hartaku”.
Terakhir yakni doa memohon kebaikan, Allâhumma bika intasyartu wa ilaika tawajjahtu wa bika’ tashamtu. Allâhumma anta tsiqatî wa rajâ-î. Allâhumma zawwidnit taqwâ waghfirlî dzanbî wa wajjihnî lil khairi ainamâ tawajjahtu.
Adapun tatakrama atau adab ketika hendak melaksanakan ibadah haji yakni melaksanakan shalat sunnah 2 rakaat di dalam rumah.
Berikutnya yakni jangan lupa untuk membaca surah Al-Ikhlas (3x), Al-Falaq, An-Nas dan Ayat Kursi.
BACA JUGA: Kemenhaj Kabupaten Semarang Imbau Warga Waspadai Penipuan Berkedok Layanan Haji
Adap terakhir yakni berdoa untuk memohon perlindungan serta kelancaran dalam menjalankan ibadah tersebut.
Lalu bagaimana rangkaian dari ibadah yang satu ini?
Pertama yakni pada 8 Dzulhijjah, para jemaah akan menuju Mina. Lalu pada 9 Dzulhijjah para jemaah akan berkumpul di Arafah.
Berikutnya pada 10 Dzulhijjah, para jemaah akan melempar jumrah Aqabah, serta pelaksanaan penyembelihan kurban dan tahallul.
Lalu terakhir pada 11-13 Dzulhijjah yakni para jemaah akan menginap di Mina dan melempar jumrah.
Setelah mengetahui informasi di atas, apakah kamu sudah siap melaksanakan ibadah haji? semoga kita semua bisa segera pergi ke Tanah Suci ya. (*)





