Tak lagi menggunakan sosialisasi, Iwan mengaku turun langsung ke masyarakat untuk mengurangi angka stunting. Salah satu terobosannya dengan ‘Makan Bersama Bupati’.
BACA JUGA: Berpotensi Jadi Role Model Nasional, Unesco Puji Penanganan Stunting Kota Semarang
“Ada program nyata. Salah satu instrumennya langsung masukkan konsumsi itu kepada masyarakat, jangan terlalu banyak sosialisasi dan dialog. Makan bareng bupati misalnya,” ujarnya.
Memperoleh DAK tertinggi, yakni sebesar Rp19 miliar, Iwan berharap dana tersebut mampu ia gunakan dengan sebaik mungkin. Utamanya, dalam menangani stunting hingga mencegah kematian ibu dan bayi.
“Harapan kami dengan menerima dana tertinggi Rp19 M, kami dapat kuota sangat luwes. Sehingga ibu dan anak kami jadi sehat,” tandasnya. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





