Jateng

Buka Puasa Bersama di Vihara Tanah Putih, Wujud Toleransi Antar Umat Beragama di Kota Semarang

×

Buka Puasa Bersama di Vihara Tanah Putih, Wujud Toleransi Antar Umat Beragama di Kota Semarang

Sebarkan artikel ini
Buka Vihara
Umat lintas agama, penghayat kepercayaan, serta warga sekitar saat buka bersama di Vihara Tanah Putih, Selasa, 25 Maret 2025. (Fadia Haris Nur Salsabila/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Suasana penuh kehangatan dan toleransi terasa dalam acara buka puasa bersama lintas agama dan penghayat kepercayaan yang berlangsung di Vihara Tanah Putih, Semarang, Selasa, 25 Maret 2025 petang.

Puluhan umat dari berbagai latar belakang kepercayaan berkumpul dan duduk berdampingan sembari mendengarkan tausiah sebelum berbuka. Kegiatan ini sekaligus menjadi momen kebersamaan yang menunjukkan bahwa perbedaan keyakinan tidak menjadi penghalang untuk saling menghormati dan berbagi kebahagiaan.

Perwakilan panitia, Pandita Muda Agadamo Warto, menjelaskan acara ini bukan kali pertama diadakan. Melainkan, telah menjadi tradisi tahunan yang berlangsung sejak enam hingga tujuh tahun terakhir.

Berbagai tokoh agama seperti dari Nahdlatul Ulama (NU) Muhammadiyah, Ahmadiyah, Kristen Unitarian, Kristen Ortodoks, serta penghayat kepercayaan seperti Sapta Darma ikut serta dalam acara ini.

BACA JUGA: Wujudkan Kerukunan, Umat Katolik & Muslim Bedono Kabupaten Semarang Buka Puasa Bareng di Gereja

“Ini sudah kesekian kalinya, tidak hanya kali ini untuk menyelenggarakan buka puasa bersama ini. Tujuannya adalah kita ikut bahagia ketika teman-teman Muslim kita yang saat ini sedang menjalankan ibadah puasa,” ujarnya kepada beritajateng.tv.

Romo Warto, sapaannya, menambahkan, hampir setiap agama memiliki tradisi puasa dengan cara yang berbeda. Ada yang 30 hari, ada pula yang hingga 40 hari. Begitu pula di agama Buddha yang memiliki ritual puasa empat kali setiap bulannya.

Sehingga dengan adanya acara ini, ia berharap masyarakat semakin rukun dan Kota Semarang bisa menjadi contoh bagi daerah lain dalam menjaga keharmonisan antarumat beragama.

“Ini ajang untuk mempersatukan saudara-saudara kita yang beda iman, beda keyakinan, beda agama. Sehingga semua umat beragama bisa hidup rukun, hidup berdampingan, saling bekerja sama untuk kesejahteraan dan kebahagiaan kita semua,” sambung Romo Warto.

Buka bersama di vihara, wujud solidaritas umat lintas agama

Sementara itu, kepala Vihara Tanah Putih, Bhikkhu Cattamano, juga menyampaikan rasa syukurnya bisa berpartisipasi dalam acara ini. Ia menyebut buka puasa bersama ini merupakan bentuk nyata dari rasa bahagia dan solidaritas terhadap umat Islam yang sedang berpuasa.

Selain itu, buka bersama dengan umat lintas agama di Kota Semarang ini juga sebagai wujud kebersamaan di tengah perbedaan.

“Kami merasa bahagia, kami merasa senang ternyata saudara-saudara dari umat Islam bisa menjalankan ibadah puasa dengan baik,” ucapnya.

BACA JUGA: Ademnya Toleransi, Puluhan Anak Muda Lintas Agama Safari Natal di Gereja Isa Almasih Semarang

Ia menambahkan, kerukunan antarumat beragama penting untuk terus dijaga. Apalagi setelah Ramadan ini, beberapa agama lain juga akan merayakan hari suci mereka, seperti Hari Raya Nyepi dan Hari Paskah.

“Semoga semua perayaan ini bisa berjalan dengan baik. Dengan cara seperti ini, kita bisa membangun masyarakat yang damai, karena kedamaian adalah sesuatu yang kita butuhkan,” pungkasnya. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp