Adapun secara simbolis, bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah oleh gubernur kepada Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Semarang untuk program TMMD sebesar Rp 628 juta. Serta, bantuan kelompok usaha bersama (Kube) sebesar Rp 240 juta untuk 12 kelompok.
Pembangunan Merata Seluruh Wilayah
Dandim 0733 Semarang, Letkol Kav Indarto mengatakan, ada sejumlah program TMMD di Pakintelan meliputi pembangunan talud. Pembangunan tempat pembuangan sampah reduce reuse recycle (TPS 3R). Pavingisasi, bantuan rumah tidak layak huni (RTLH) dari Baznas Kota Semarang, pengecatan musala.
“Di sini sudah lengkap, tinggal kami titikberatkan pafa saluran irigasi,” tambahnya.
Pj Sekda Kota Semarang, M Khadik menambahkan, dipilihnya Pakintelan sebagai lokasi program TMMD mengingat Walikota Semarang menginginkan pembangunan merata tidak hanya di wilayah bawah melainkan seluruh wilayah.
Ada berbagai program yang Pemerintah Kota Semarang siapkan untuk mendukung infrastruktur yang baik serta empat huni yang layak, kesehatan masyarakat, dan sebagainya.
“Kami berterima kasih selama ini TNI Polri solid melakukam percepatan pembangunan di Semarang,” ucapnya. (*)
Editor: Elly Amaliyah





