HeadlineOlahraga

Bukan Terusir, Managemen PSIS Semarang Tak Respon Perpanjangan Kontrak di Stadion Citarum

×

Bukan Terusir, Managemen PSIS Semarang Tak Respon Perpanjangan Kontrak di Stadion Citarum

Sebarkan artikel ini
Managemen PSIS Semarang
Preskon terkait viral PSIS terusir ditanggapi Pemkot Semarang, rupanya Managemen PSIS Semarang tak respon perpanjangan kontrak Stadion Citarum Semarang. (Steve Arie/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Berkaitan dengan berita yang beredar di media sosial yang menyatakan bahwa seolah-olah managemen PSIS Semarang terusir dari stadion Citarum.

Stadion yang selama ini menjadi homebase-nya tim kebanggaan kota Semarang, maka Pemerintah Kota Semarang menggarisbawahi jika managemen PSIS Semarang bisa tetap berlatih di Stadion Citarum Semarang.

“Pada prinsipnya, kami Pemerintah Kota Semarang mendukung penuh PSIS sebagai tim kebanggaan warga Semarang untuk tetap berlatih di stadion Citarum. Jadi berita yang beredar di media sosial selama ini yang menyebutkan seolah-olah PSIS terusir dari Stadion Citarum tidaklah benar. ” tegas Kepala Dinas Pemuda dan Olah raga Kota Semarang, Fravarta Sadman dalam konferensi pers di Balaikota, Sabtu 3 Juni 2023.

Ia menerangkan jika pergantian pengelola stadion Citarum Semarang yang semula oleh manajemen PSIS Semarang kini beralih ke pihak lain. Karena kontrak manajemen PSIS untuk mengelola stadion Citarum berakhir pada tanggal 23 April 2023.

Pihak manajemen PSIS sendiri tidak memperpanjang kontrak dan saat itu Pemerintah Kota Semarang sudah memberikan toleransi waktu penawaran perpanjangan. Sehingga saat ada pihak lain yang berminat mengelola maka beralih kepada pihak pengelola yang baru.

Hal ini karena Pemkot Semarang harus bertindak tegas untuk menyelamatkan aset negara serta masyarakat tetap bisa memanfaatkan stadion Citarum seperti sedia kala.

“Kami, Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Pemuda dan Olahraga kemudian memberikan tenggang waktu kepada pihak manajemen PSIS. Untuk menyelesaikan pembayaran perpanjangan masa pengelolaan stadion selama 1 bulan lebih. Namun karena sampai batas waktu yang telah di janjikan. Pihak manajemen PSIS tidak melakukan pembayaran perpanjangan pengelolaan. Maka sebagai upaya penyelamatan aset negara, Pemkot Semarang menerima penawaran pihak lain yang bersedia mengelola stadion Citarum,” terang Fravarta.

Fravarta menjelaskan dengan pengelolaan stadion Citarum Semarang oleh pihak lain, ia berharap pengelolaannya akan menjadi lebih profesional dan nantinya Stadion Citarum bisa bermanfaat oleh masyarakat. Dalam hal ini, manajemen PSIS juga bisa lebih fokus dalam mengelola, mengawal dan membesarkan PSIS.

“Intinya bahwa dengan pengelolaan Stadion Citarum melalui manajemen yang baru tidak kemudian membuat PSIS terusir. PSIS masih bisa tetap berlatih di sana,” pungkas Fravarta.

Managemen PSIS Semarang Tetap Bisa Manfaatkan di Stadion Citarum

Pengelola baru, rencananya sudah siap untuk memperbaiki sarana prasarana stadion Citarum yang saat ini kondisinya sudah tidak memadai. Di beberapa sudut stadion bahkan mengalami kebocoran dan kamar mandi atau toilet yang tidak terawat serta melakukan perbaikan sisi tribun dan sisi dalam.

Sementara itu komisaris PSIS, Khoirul Anwar menuturkan jika pihaknya tidak mengetahui kronologis sehingga ramai tersebar berita di media sosial. Justru pihaknya mengapresiasi langkah yang ditempuh Pemerintah Kota Semarang yang menerima penawaran pihak lain untuk mengelola Stadion Citarum. “Dengan langkah yang ditempuh ini, manajemen PSIS jadi bisa lebih fokus dalam mengurus PSIS, tidak memikirkan pengelolaan stadion Citarum. Toh, PSIS juga bisa tetap berlatih di Stadion Citarum,” tandas Khoirul. (*)

Editor: Elly Amaliyah

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp