Jateng

Bupati Blora Raih Impactful Unnes Alumni Award 2026, Dorong Sinergi Kampus dan Pemerintah Perkuat UMKM

×

Bupati Blora Raih Impactful Unnes Alumni Award 2026, Dorong Sinergi Kampus dan Pemerintah Perkuat UMKM

Sebarkan artikel ini
arief rohman
Bupati Blora H. Arief Rohman (kanan) terima penghargaan Impactful dari UNNES (dok. Humas Prokopim)

SEMARANG, beritajateng.tv – Bupati Blora Arief Rohman menerima penghargaan Impactful Unnes Alumni Award 2026 dalam ajang Sekolah Pascasarjana (SPs) Unnes Alumni Partnership Meeting 2026 yang berlangsung di Semarang. Penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi atas kontribusinya dalam pembangunan daerah dan pemberdayaan masyarakat selama memimpin Kabupaten Blora.

Kehadiran Arief Rohman dalam forum tersebut menjadi representasi alumni Universitas Negeri Semarang (Unnes) yang ternilai berhasil mengimplementasikan ilmu pengetahuan, kepemimpinan, dan pengabdian kepada masyarakat melalui berbagai program pembangunan daerah.

Penghargaan yang ia terimanya menjadi pengakuan atas kiprah dalam mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia, pengembangan ekonomi daerah, serta berbagai program yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

Acara yang mempertemukan para alumni lintas profesi itu juga terhadiri sejumlah tokoh nasional. Di antaranya Wakil Menteri Koperasi RI Farida Farichah, Kepala Satgas Pusat Studi Kepolisian Irjen Pol Susilo Teguh Raharjo, serta Direktur Sekolah Pascasarjana Unnes Prof. Dr. Fathur Rokhman.

BACA JUGA: UNNES Satukan Tradisi dan Misi Sosial Lewat Pagelaran Adat Jawa-Akad Nikah Massal

Dalam kesempatan tersebut, Arief Rohman menegaskan pentingnya peran perguruan tinggi sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, inovasi, dan solusi bagi berbagai tantangan pembangunan daerah.

Menurutnya, kolaborasi yang kuat antara dunia akademik, pemerintah, dan sektor usaha menjadi kunci dalam menciptakan program-program yang mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Melalui kemitraan alumni yang solid seperti ini, kita berharap dapat terus mendorong program-program pemberdayaan UMKM dan koperasi,” ujar Arief Rohman.

Ia menambahkan, inovasi yang lahir dari lingkungan perguruan tinggi harus mampu diterapkan secara konkret untuk mendukung penguatan ekonomi kerakyatan. Khususnya sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta koperasi yang menjadi tulang punggung perekonomian daerah.

BACA JUGA: Pegadaian Kanwil XI Semarang Kick Off Business Case Competition di Unnes, Ajak Mahasiswa Ciptakan Solusi Finansial