SEMARANG, beritajateng.tv – Di tengah kesibukan harian, banyak dari kita yang sering mengabaikan kondisi kesehatan. Padahal, deteksi dini penyakit bisa jadi kunci utama untuk mencegah komplikasi. Kabar baiknya, peserta BPJS Kesehatan kini bisa melakukan skrining riwayat kesehatan secara online lewat HP.
Gak perlu antre atau repot ke faskes, cukup dengan koneksi internet, kamu sudah bisa tahu seberapa besar risiko terkena penyakit kronis.
Skrining ini penting banget, lho! Karena lewat skrining, kamu bisa mengetahui kemungkinan terkena penyakit tidak menular (PTM) seperti diabetes melitus, hipertensi, ginjal kronik, hingga jantung koroner.
Hasilnya nanti bisa jadi acuan bagi tenaga medis dalam memberikan edukasi maupun tindakan lanjutan. Yuk, kita bahas cara lengkapnya!
BACA JUGA: Cara Cek BSU Kemnaker 2025 dengan Mudah dan Cepat, Ikuti Step by Step
Apa Itu Skrining Riwayat Kesehatan BPJS?
Skrining riwayat kesehatan BPJS Kesehatan adalah upaya deteksi dini yang ditujukan bagi seluruh peserta aktif. Program ini jadi bagian dari strategi promotif dan preventif, artinya lebih mengedepankan pencegahan dibanding pengobatan.
Jadi, sebelum sakit parah datang, BPJS sudah bantu kamu untuk tahu duluan kondisi tubuhmu.
Cara Skrining Riwayat Kesehatan BPJS via HP
Skrining ini bisa kamu lakukan secara online melalui aplikasi Mobile JKN. Berikut ini langkah-langkahnya yang praktis dan gak makan waktu lama.
1. Unduh dan Login Aplikasi Mobile JKN
Pastikan kamu sudah punya aplikasinya di HP. Kalau belum, tinggal unduh lewat Play Store atau App Store. Masuk menggunakan NIK atau nomor kartu BPJS serta password. Kalau belum punya akun, kamu bisa daftar langsung di aplikasi.
BACA JUGA: 5 Pertanda BSU Kemnaker 2025 Berhasil Cair ke Rekening Pekerja
2. Masuk ke Menu “Skrining Riwayat Kesehatan”
Setelah login, klik menu “Skrining Riwayat Kesehatan” yang ada di halaman utama. Menu ini akan membawamu ke sejumlah pertanyaan terkait gaya hidup dan riwayat kesehatan.
3. Isi Kuesioner dengan Jujur dan Lengkap
Pertanyaannya seputar kebiasaan makan, aktivitas fisik, kebiasaan merokok, riwayat penyakit dalam keluarga, serta keluhan yang sedang dirasakan. Jawab sesuai kondisi sebenarnya, ya! Karena keakuratan hasil tergantung pada kejujuran kamu dalam mengisi.
4. Klik “Simpan” dan Tunggu Hasilnya
Setelah semua pertanyaan dijawab, klik “Simpan”. Nantinya, sistem akan memberikan hasil skrining berupa kategori risiko: rendah, sedang, atau tinggi terhadap penyakit kronis.
5. Gunakan Hasil Skrining untuk Tindakan Lanjutan
Kalau hasil skrining menunjukkan risiko tinggi, kamu disarankan segera menghubungi faskes tingkat pertama untuk pemeriksaan lebih lanjut. Kalau hasilnya rendah, tetap jaga pola hidup sehat, ya!
BACA JUGA: Sudah Cair? Cek BSU Pakai Pospay, Nggak Perlu Ribet ke Kantor Pos!
Kenapa Skrining Ini Penting?
Selain sebagai deteksi dini, skrining juga berguna untuk mempercepat proses pelayanan kesehatan ketika kamu suatu saat membutuhkan perawatan. Tenaga medis akan lebih mudah memahami riwayat kesehatanmu tanpa harus mulai dari nol.
Selain itu, hasil skrining ini juga bisa menjadi deteksi awal dalam pengelolaan penyakit kronis, terutama jika kamu butuh rujukan atau tindakan berkelanjutan. Ingat, mencegah selalu lebih murah daripada mengobati!
Skrining BPJS Kesehatan via aplikasi JKN bukan cuma efisien, tapi juga jadi langkah awal membangun gaya hidup sehat. Yuk, jangan tunda lagi. Manfaatkan fasilitas ini, kapan saja dan di mana saja. Karena investasi kesehatan adalah langkah cerdas untuk masa depan yang lebih baik. (*).





