Nasional

Cegah Kemacetan Saat Mudik, Para Stakeholder Siapkan Skenario Arus Mudik 2023

×

Cegah Kemacetan Saat Mudik, Para Stakeholder Siapkan Skenario Arus Mudik 2023

Sebarkan artikel ini
arus mudik 2023
Ilustrasi. Para stakeholder telah menyiapkan berbagai skenario arus mudik 2023. Sumber: freepik.

SEMARANG, beritajateng.tv – Menjelang arus mudik lebaran 2023, Pemerintah bersiap-siap untuk melakukan antisipasi kuantitas dan mobilitas arus mudik. Hal tersebut bertujuan untuk menghindari penyebab kemacetan di jalur transportasi darat, khususnya di jalan tol, Jumat (14/4/2023).

Jalan tol yang harusnya mendapat perhatian lebih dan setting khusus yakni titik atau daerah yang kerapkali menciptakan kemacetan. Misalnya, titik bottle neck atau jalur menyempit pada arus mudik 2023.

Adanya penyempitan di jalan tol biasanya terjadi di rest area dan gerbang masuk dan keluar jalan tol. Selain itu, titik lokasi saat terjadi lakalantas, adanya kendaraan mogok atau rusak di jalur bebas hambatan. Lokasi ini biasanya rawan macet saat arus mudik 2023.

Sementara itu, di jalan arteri, penyempitan ruas tol seringkali terjadi di sekitar pintu masuk/keluar kawasan wisata, lokasi pasar tumpah.

Jika berkaca dari arus mudik tahun 2022 lalu, beberapa titik gerbang tol (GT) ini rawan macet mudik. Hal tersebut harus kita waspadai terutama bagi para pemudik dengan tujuan ke wilayah Jawa. Misalnya saja GT Cikupa, GT Merak, GT Halim, GT Cikunir 2-6, GT Cikampek Utama, GT Kali Hurip Utama, GT Palimanan, GT Cileunyi, GT Padalarang, GT Pasteur Ciawi, GT Pejagan, GT Brebes, GT Pemalang, GT Kalikangkung, GT Krapyak, GT Banyumanik, GT Kejapanan, GT Singosari, GT Pandaan, GT Sidoarjo 2, GT Porong Sidoarjo, dan GT Gunung Sari.

Arus Mudik 2023, Sejumlah Skenario Sudah Siap Meluncur Menjelang Hari Raya

Adanya probabilitas sejumlah titik mengalami kemacetan, maka dari itu perlu adanya pemantauan secara berkala. Maka dari itu, harus ada kerja sama antarpihak agar mencegah kemacetan saat arus mudik.

Selain memantau titik-titik rawan yang menimbulkan kemacetan, ketiga institusi pemangku kebijakan trasportasi yaitu Ditjen Hubdat, Korlantas, dan Ditjen Bina Marga mempersiapkan sejumlah strategi untuk mengurai kepadatan selama arus mudik hingga arus balik Lebaran 2023.

Adapun strategi-strategi tersebut tertuang dalam Keputusan Bersama Nomor KP-DRJD 2616 Tahun 2023, SKB/48/IV/2023, 05/PKS/Db/2023 tentang Pengaturan Lalu Lintas Jalan serta Penyeberangan Selama Masa Arus Mudik dan Arus Balik Angkutan Lebaran Tahun 2023/1444 Hijriah.

“Kami telah menetapkan rekayasa lalu lintas dalam SKB yang antara lain akan memberlakukan sistem satu arah, sistem contra flow, dan sistem ganjil genap berlaku secara serentak pada arus mudik dan juga pada 2 periode arus balik,” jelas Dirjen Hubdat Hendro Sugiatno melalui website resmi Dinas Perhubungan RI (*).

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp