SEMARANG, beritajateng.tv – Tim Meteorologi BMKG memprakirakan bahwa fenomena Bulan Purnama atau Hunter Moon yang akan berlangsung nanti malam kemungkinan besar hanya di beberapa kota tertentu.
Sepertihalnya di kawasan Kupang, Nusa Tenggara Timur, Palembang, Sumatera Selatan.
Namun wilayah Indonesia bagian barat Bulan Purnama akan terbit pada pukul 17.39 WIB dan terbenam pukul 05.03 WIB. Sementara kota-kota lainnya hanya sekedar berawan hingga hujan dengan intensitas ringan, sedang dan deras.
BACA JUGA: Akan Terjadi Gerhana Bulan Sebagian pada Akhir Oktober Nanti, Berikut Jadwal Kemunculannya
Berikut ini beberapa fakta menarik seputar fenomena tersebut.
3 Fakta Menarik Hunter Moon 2024
Dapat terlihat dengan mata telanjang
Sudah pada tahu belum kapan waktu terbaik untuk mengamati fenomena Bulan Purnama yang satu ini? Kamu bisa menyaksikannya sepanjang malam loh tepatnya hari ini 17 Oktober 2024.
Menariknya lagi, fenomena tersebut ternyata mampu kamu saksikan hanya dengan menggunakan mata telanjang. Dalam artian kamu tidak perlu menggunakan alat apapun untuk dapat menyaksikannya dengan jelas.
Namun untuk dapat melihat lebih jelas, kamu bisa menggunakan alat bantu seperti teleskop atau teropong.
Air laut akan menjadi pasang surut
Pasang surut air laut saat bulan purnama akan lebih tinggi dari biasanya. Ini disebabkan oleh gaya gravitasi Bulan dan Matahari yang saling menarik di Bumi.
Hal itu akan terjadi ketika posisi bulan lebih dekat dengn laut sehingga mengalami pasang. Dan lautan yang berseberangan dengan bulan tersebut akan mengalami surut.
Baca Juga: Fenomena Gerhana Bulan Penumbra di Indonesia, Ini Jadwalnya!
Namun, pasang surut tertinggi tidak akan terjadi bersamaan dengan supermoon, melainkan akan terjadi beberapa hari setelahnya, tergantung pada lokasi pantai tertentu.
Memiliki beragam julukan yang unik
Bulan purnama di bulan Oktober juga memiliki berbagai nama unik. Misalnya, suku asli Amerika memberikan sebutan yang berhubungan dengan musim gugur, seperti “drying rice moon” (bulan beras kering).





