Gaya Hidup

Cek 3 Fakta Mengejutkan Seputar Fenomena Hunter Moon 2024, Air Laut akan Menjadi Pasang Surut

×

Cek 3 Fakta Mengejutkan Seputar Fenomena Hunter Moon 2024, Air Laut akan Menjadi Pasang Surut

Sebarkan artikel ini
Gerhana Bulan/bulan purnama
Ilustrasi bulan. (Freepik)

SEMARANG, beritajateng.tv – Tim Meteorologi BMKG memprakirakan bahwa fenomena Bulan Purnama atau Hunter Moon yang akan berlangsung nanti malam kemungkinan besar hanya di beberapa kota tertentu.

Sepertihalnya di kawasan Kupang, Nusa Tenggara Timur, Palembang, Sumatera Selatan.

Namun wilayah Indonesia bagian barat Bulan Purnama akan terbit pada pukul 17.39 WIB dan terbenam pukul 05.03 WIB. Sementara kota-kota lainnya hanya sekedar berawan hingga hujan dengan intensitas ringan, sedang dan deras.

BACA JUGA: Akan Terjadi Gerhana Bulan Sebagian pada Akhir Oktober Nanti, Berikut Jadwal Kemunculannya

Berikut ini beberapa fakta menarik seputar fenomena tersebut.

3 Fakta Menarik Hunter Moon 2024

Dapat terlihat dengan mata telanjang

Sudah pada tahu belum kapan waktu terbaik untuk mengamati fenomena Bulan Purnama yang satu ini? Kamu bisa menyaksikannya sepanjang malam loh tepatnya hari ini 17 Oktober 2024.

Menariknya lagi, fenomena tersebut ternyata mampu kamu saksikan hanya dengan menggunakan mata telanjang. Dalam artian kamu tidak perlu menggunakan alat apapun untuk dapat menyaksikannya dengan jelas.

Namun untuk dapat melihat lebih jelas, kamu bisa menggunakan alat bantu seperti teleskop atau teropong.

Air laut akan menjadi pasang surut

Pasang surut air laut saat bulan purnama akan lebih tinggi dari biasanya. Ini disebabkan oleh gaya gravitasi Bulan dan Matahari yang saling menarik di Bumi.

Hal itu akan terjadi ketika posisi bulan lebih dekat dengn laut sehingga mengalami pasang. Dan lautan yang berseberangan dengan bulan tersebut akan mengalami surut.

Baca Juga: Fenomena Gerhana Bulan Penumbra di Indonesia, Ini Jadwalnya!

Namun, pasang surut tertinggi tidak akan terjadi bersamaan dengan supermoon, melainkan akan terjadi beberapa hari setelahnya, tergantung pada lokasi pantai tertentu.

Memiliki beragam julukan yang unik

Bulan purnama di bulan Oktober juga memiliki berbagai nama unik. Misalnya, suku asli Amerika memberikan sebutan yang berhubungan dengan musim gugur, seperti “drying rice moon” (bulan beras kering).

Selain itu juga terdapat “falling leaves moon” (bulan daun jatuh), dan “freezing moon” (bulan beku). Menariknya, “hunter moon” terkait dengan bulan purnama di bulan September, yang terkenal sebagai “harvest moon.”

Itulah beberapa fakta menarik seputar fenomena Bulan Purnama atau Hunter Moon yang akan berlangsung pada nanti malam. (*)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp