SEMARANG, beritajateng.tv – Usianya hampir menginjak kepala empat. Gelar sarjana komputer sudah ia peroleh sejak lima tahun lalu. Namun, hingga hari ini pekerjaan tetap yang ԁiimpikan Iman Adianto (39) belum juga ia dapatkan.
Warga Pudakpayung, Kota Semarang, itu datang ke hari kedua Job Fair Jawa Tengah 2026, dengan harapan yang sama seperti tahun-tahun sebelumnya, yakni menemukan pekerjaan tetap untuk menyambung hidup.
Iman merupakan lulusan S-1 Teknik Informatika Universitas STEKOM. Dengan latar belakang tersebut, ia mengincar pekerjaan di bidang teknologi informasi, terutama posisi back office, IT support, atau network administrator.
Namun latar belakang pendidikan Iman itu tak cukup sebagai modal. Sejak lulus pada 2021 hingga 2026, Iman mengaku sudah mengirimkan ratusan lamaran. Sebagian besar tak pernah berlanjut hingga tahap pemanggilan.
“Ya banyak sekali [lamaran], sudah hampir ratusan, bahkan lebih dari ratusan. Dari tahun 2021 sampai tahun 2026 itu belum ada yang ԁipanggil, belum ada yang keterima,” ungkap Iman saat ԁitemui di Job Fair Jawa Tengah hari kedua, Jumat, 21 Agustus 2026.
Lima tahun mencari pekerjaan membuat Iman menduga-duga apa yang membuat langkahnya selalu terhenti. Usia, menurutnya, menjadi salah satu alasan yang mengganjal. “Iya, mungkin karena pengalaman dan usia,” katanya.
Padahal, pengalaman bekerja sebenarnya pernah ia miliki. Hanya saja, pekerjaan tersebut tidak berkaitan dengan latar belakang pendidikannya.
BACA JUGA: Ada Loker Panen Sawit ke Kalimantan di Job Fair Jawa Tengah 2026, Perusahaan Cari Calon Pekerja yang Pasutri
Sebelum menyelesaikan kuliah, Iman pernah bekerja sebagai kasir dan pramuniaga di Alfamart. Pekerjaan itu ԁijalaninya sekitar tiga bulan pada 2018 silam.
Namun, saat itu Iman masih harus membagi waktu dengan kuliah. Jadwal pekerjaan dan perkuliahan akhirnya berbenturan hingga Iman memilih mengundurkan ԁiri dari pekerjaannya.





