“Putri saya waktu itu ingin masuk kedokteran, tapi saya penginnya dia masuk Akuntansi, karena Akuntansi itu penting dan prospektif sekali. Jadi saya kerja sama dengan rekan saya yang Psikolog, dari hasil jurusan yang cocok untuk Casytha, saya suruh tulis jurusan Akuntansi yang paling direkomendasikan,” kata Bambang Pacul.
Menanggapi itu, Casytha Arriwi Kathmandu pun bercerita alasannya ingin masuk jurusan Kedokteran pada saat itu. Ajakan teman-temannya di jurusan IPA, SMA 3 Yogyakarta menjadi alasan kuat bagi Casytha pada saat itu. Meskipun harus berpisah dengan teman-temannya yang masuk jurusan Kedokteran. Namun ia merasa beruntung bisa mengikuti arahan dan intervensi ayahnya untuk masuk Akuntansi.
“Kalau ada yang bertanya apakah jurusan Akuntansi bikin balik modal? Alhamdullilah balik modalnya 10 tahun lebih cepat ya ketimbang teman-teman sekarang yang masuk di jurusan Kedokteran. Jadi bersyukur juga meskipun ternyata hasil tes saya diintervensi Bapak ya,” tandas Casytha sambil tertawa. (*)
Editor: Ricky Fitriyanto




