DEMAK, beritajateng.tv – Sejumlah sekolah menengah atas dan kejuruan swasta di Demak serta Jepara kini bebaskan biaya pendidikan bagi siswa tidak mampu. Langkah ini bagian dari program bantuan pendidikan gagasan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Program tersebut hadir lewat kemitraan Pemprov Jateng bersama sekolah swasta untuk wujudkan akses pendidikan lebih merata. Dana pendidikan berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jateng.
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, mengungkap komitmennya terhadap siswa dari keluarga kurang mampu.
“Ini gratis bagi siswa miskin di sekolah swasta yang ditunjuk. Pemprov telah alokasikan Rp2 juta per siswa,” jelasnya belum lama ini.
BACA JUGA: Seratus Hari Kinerja Luthfi-Yasin, Sekolah Swasta Sambut Program Pendidikan Gratis Pemprov Jateng
Pendaftaran bisa melalui laman resmi https://spmb.jatengprov.go.id/. Proses seleksi dilakukan langsung oleh tim dari pemerintah provinsi dan sekolah mitra.
Untuk wilayah Kabupaten Demak, berikut daftar sekolah swasta yang terlibat:
- SMA Muhammadiyah Sayung
- SMK Ganesa
- SMK Miftahul Ulum Boarding School
- SMK Ky Ageng Giri
Sementara itu, Kabupaten Jepara memiliki beberapa sekolah yang juga ikut berpartisipasi:
- SMA NU Kedung
- SMK Islam Jepara
- SMK Islam Datuk Singaraja
- SMK Walisongo Pecangaan
BACA JUGA: Daftar SMA/SMK Swasta Gratis di Kendal dan Batang, Tanpa Biaya Bagi Siswa Kurang Mampu
Program ini membantu ringankan beban keluarga miskin dalam memenuhi kebutuhan pendidikan anak. Selain itu, siswa punya peluang lebih besar untuk lanjutkan pendidikan tanpa hambatan biaya.
Tak hanya Demak dan Jepara, Pemprov Jateng juga bangun kerjasama dengan 139 sekolah swasta lainnya di berbagai daerah.
Terdiri dari 56 SMA dan 83 SMK, seluruh sekolah tersebut siap berikan akses pendidikan gratis untuk siswa dari keluarga kurang mampu. (*)





