Jateng

Dana Operasional Rp25 Juta Per RT Bakal Direalisasikan Juli 2025

×

Dana Operasional Rp25 Juta Per RT Bakal Direalisasikan Juli 2025

Sebarkan artikel ini
Dana Operasional Rp25 Juta Per RT Bakal Direalisasikan Juli 2025
Wakil Walikota Semarang Iswar Aminuddin saat memberi sambutan buka bersama di Kecamatan Semarang Timur. (Doc. Pemkot)

SEMARANG, beritajateng.tv – Walikota dan Wakil Walikota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti dan Iswar Aminuddin berupaya untuk merealisasikan janji kampanye dana operasional Rp25 juta per RT per tahun.

Rencananya, bantuan operasional Rp25 juta per RT per akan mulai cair pada Juli mendatang melalui mekanisme APBD Perubahan.

Hal ini Wakil Walikota Semarang Iswar Aminuddin sampaikan saat acara buka bersama di Kecamatan Semarang Timur, Kamis, 20 Maret 2025.

BACA JUGA: Video Alasan Calon Walikota Semarang Agustina Wilujeng Janjikan Operasional RT Rp25 Juta per Tahun

“Kami, Ibu Agustina dan Iswar, setelah pelantikan, Kami berlari kencang untuk memikirkan agar kemudian apa yang sudah menjadi janji ke masyarakat itu dapat segera terealisasi,” ujar Iswar.

“Kemarin sudah kami hitung, duit kita ada berapa, kekuatan fiskal Kota Semarang ada berapa. Ternyata cukup untuk membiayai semua yang telah dijanjikan oleh Agustin Iswar. Insya Allah bulan Juli mendatang, Rp25 juta per RT per tahun segera kita realisasikan,” beber Iswar.

Melalui bantuan operasional tersebut, Agustina-Iswar berharap bisa membantu kebutuhan-kebutuhan masyarakat di tingkat RT. Seperti iuran sampah, HUT 17 Agustus dan sejenisnya di luar kegiatan fisik yang bisa didanai APBD. Dengan demikian dana tersebut bisa memperkuat persatuan warga dan pembangunan Kota Semarang.

“Mudah-mudahan menjadi sebuah kekuatan agar kebersamaan di antara kita, nilai-nilai persatuan muncul di tengah masyarakat. Ojo do eker-ekeran, membangun bersama, membangun kekuatan agar Semarang menjadi kota yang lebih sejahtera,” ujarnya.

Dalam momen berbuka puasa tersebut, Iswar juga tak lupa mengingatkan agar umat muslim di Kota Semarang, khususnya di Semarang Timur, untuk lebih meningkatkan ibadahnya di 10 hari terakhir di bulan Ramadan.