Melansir juga dari Sanook, pelaku memiliki sebuah aplikasi game pertarungan di ponselnya beserta chat terakhir yang ia kirimi kepada temannya sebelum melakukan penembakan.
Adapun chat tersebut berisikan foto peluru yang ia kirim kepada temannya. Pelaku juga sempat merekam aksinya saat berlatih menggunakan senjata api.
BACA JUGA:Kronologi Penembakan di Kantor MUI, Peluru Pria Tak Dikenal Menyasar ke Pegawai
Diketahui, sang pelaku bersekolah di dekat kawasan Mall Siam Paragon. Remaja tersebut juga pernah mendapat perawatan di Rumah Sakit Rajvithi untuk kondisi mental yang ia miliki.(*)





