DPMPTSP Kota Semarang juga aktif mempromosikan potensi daerah melalui berbagai forum bisnis. Termasuk forum internasional yang berjalan secara rutin setiap tahun. Dalam forum tersebut, sejumlah aset strategis milik daerah turut di tawarkan kepada calon investor.
Beberapa aset yang masuk dalam penjajakan investasi antara lain Plaza Simpang Lima, Lapangan Golf Manyaran dan Gombel, serta kawasan Taman Lele.
“Untuk penjajakan aset daerah, saat ini sudah ada lebih dari empat investor yang menyatakan ketertarikannya. Namun prosesnya masih tahap awal dan harus mengikuti ketentuan pengelolaan barang milik daerah,” jelas Diah.
Terkait target investasi tahun 2026, Diah mengungkapkan hingga kini pemerintah pusat melalui BKPM belum menetapkan angka resmi. Namun dalam dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, target investasi Kota Semarang berada di kisaran Rp9,9 triliun.
“Melihat capaian tahun 2025 yang sudah menembus Rp11 triliun, kami optimistis target investasi 2026 kembali bisa terlampaui,” pungkasnya. (*)
Editor: Elly Amaliyah





