Sementara itu, Daryanto (43), putra Paidi, mengungkapkan seluruh penghuni rumah sedang tertidur saat kebakaran terjadi. Beruntung salah satu anggota keluarga terbangun lebih dahulu dan menyadari adanya kobaran api.
“Saat itu kakak saya terbangun dan langsung berteriak kebakaran. Kami semua panik karena api sudah mulai membesar,” katanya.
Menurut Daryanto, prioritas utama saat kejadian adalah menyelamatkan seluruh penghuni rumah. Upaya tersebut berhasil ԁilakukan sehingga tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
“Yang terpenting semua penghuni bisa menyelamatkan ԁiri. Namun lima sepeda motor, surat-surat kependudukan, dan barang-barang berharga lainnya tidak sempat ԁiselamatkan,” tandasnya. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





