BLORA, beritajateng.tv – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Blora, Jawa Tengah menggelar simulasi pencoblosan di salah satu TPS di Blora yang ada pemilih difabel.
Pemilih difabel dengan menggunakan kursi roda ini, di dorong petugas KPPS untuk mengambil surat suara Presiden dan Wakil Presiden, DPRD Kabupaten, DPRD Provinsi, DPR-RI dan DPD.
“Tidak ada kesulitan, tapi tadi bingung karena gak ada gambarnya,” kata Wiji Lestari pemilih yang memakai kursi roda, Rabu 27 Desember 2023.
BACA JUGA: Soal Video Viral dengan Prabowo, Bawaslu Akan Minta Keterangan PJ Gubernur Jateng
Meski dengan keterbatasan, Wiji salah satu difabel di Blora ini mau mengikuti simulasi pencoblosan Pemilu 2024 hingga selesai.
Wiji berharap dalam melakukan simulasi pencoblosan ini, sama dengan saat pencoblosan di Pemilu 2024 nantinya. “Petugas KPPSnya baik, melayani saya dengan baik, lancar, ” imbuhnya.
Sementara itu, ketua KPU Blora Widi Nurintan Ary Kurnianto mengatakan bahwa simulasi ini juga merupakan bagian dari sosialisasi Pemilu 2024.
“Simulasi ini, untuk mengetahui partisipasi pemilih dalam Pemilu 2024. Dari KPU RI menargetkan 80 persen lebih suara partisipan. Harapan kami bisa terlaksana,” ucap Widi.
Menurut Widi, bahwa dalam simulasi ini melibatkan 203 pemilih sesuai reel DPT yang ada di TPS 12.
Dalam simulasi pencoblosan di TPS ini, kata Widi perkiraan waktu pemilih melakukan pencoblosan sekitar 10 menit per orang.
“Harapannya tidak ada lagi petugas yang kelelahan di Pemilu nanti. Meskipun agak kesulitan karena surat suaranya lebar,” ujar Widi. (*)
Editor: Elly Amaliyah




