SEMARANG, beritajateng.tv – Nama Rara Pawang Hujan kembali viral sejak ia diminta polisi datang dalam kegiatan olah tempat kejadian perkara (TKP) kasus Subang yang menewaskan ibu dan anak.
Adapun lokasi TKP kasus Subang yang Rara Pawang Hujan datangi ini berlokasi di Jalan Ciseuti, Jalancagak, Subang, Jawa Barat.
Dalam video yang beredar, tampak Rara Pawang Hujan mengenakan baju berwarna hitam dengan motif bunga dan bando di kepalanya.
Kehadiran Rara Pawang Hujan ini menjadi tontonan warga yang ingin melihatnya. Terlebih, sosok wanita tersebut sempat viral di Tanah Air karena aksinya.
Ia mendatangi TKP tersebut pada jam 10.00 WIB tepatnya di rumah korban pembunuhan. Hingga pukul 12.30 WIB, polisi masih melakukan penyelidikan TKP di lokasi tersebut.
Menariknya, rupanya Rara memang sering diminta tolong polisi untuk membantu kasus pidana.
Sebagaimana publik ketahui, sosok wanita ini sempat viral saat melakukan aksi di depan paddock tim MotoGP di Sikuit Mandalika, Lombok, NTB.
BACA JUGA: Motif Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang, Ada Tiga Kemungkinan Ini
Perempuan asal Yogyakarta itu membawa mangkok berwarna emas sambil melakukan gerakan-gerakan khusus di area sirkuit yang tengah diguyur hujan.
Lantas, seperti apa fakta-fakta Rara Pawang Hujan ini? Berikut ulasannya.
Fakta-fakta Rara Pawang Hujan
1. Kelahiran Papua
Wanita ini memang merupakan sosok yang berasal dari Yogyakarta, namun Rara lahir di tanah Papua. Sekarang Rara yang merupakan penganut Kejawen itu tinggal di Bali.
2. Dapat rekomendasi dari orang penting
Rupanya, wanita ini bisa bergabung ke tim pawang hujan MotoGP Mandalika 2022 atas rekomendasi Menteri BUMN Erick Thohir.
“Saya direkomendasikan Pak Erick Thohir (Menteri BUMN) untuk membantu penyelenggaraan MotoGP Mandalika,” kata Rara.
3. Punya keturunan darah biru
Mbak Rara memiliki nama asli Raden Roro Istiati Wulandari kelahiran Yogyakarta.
4. Bukan pawang hujan biasa
Sepak terjang wanita ini ternyata tidak ujug-ujug hanya di MotoGP Mandalika.





