SEMARANG, beritajateng.tv – Diklat calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) rampung digelar. Namun, Dinas Koperasi dan UKM (Dinkop UKM) Jawa Tengah hingga kini belum mendapat informasi kapan para calon manajer tersebut mulai ditempatkan dan menjalankan tugasnya.
Adapun diklat bagi calon manajer KDKMP atau Kopdes Merah Putih dan Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP) sebelumnya diinisiasi oleh Agrinas dan kemudian turut diselenggarakan oleh Kementerian Koperasi. Secara nasional, diklat tersebut diikuti 33.785 calon manajer dan resmi ditutup pada 31 Juli 2026. Sementara di Jawa Tengah terdapat 8.523 KDKMP.
“Kalau kapan mereka mau ditempatkan, kami dari Dinas Koperasi Provinsi justru belum mendapat informasinya,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Koperasi dan UKM Jawa Tengah Desy Arijani saat beritajateng.tv jumpai di Kantor Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Tengah, Rabu, 12 Agustus 2026.
Desy juga belum dapat memastikan pihak yang nantinya memiliki kewenangan menempatkan para manajer tersebut.
“Saya belum tahu pasti, apakah nanti dari Kementerian Koperasi, Kementerian Dalam Negeri, atau Agrinas. Kami belum mendapat informasi soal itu,” tutur Desy.
Manajer Kopdes Bakal Kelola Ritel hingga Simpan Pinjam
Desy menjelaskan, secara umum manajer akan bertugas memimpin operasional kegiatan usaha yang Kopdes Merah Putih jalankan. Ruang lingkupnya dapat mencakup usaha ritel, sembako, simpan pinjam hingga berbagai potensi usaha lain yang ada di desa.
“Jelas peran mereka bertugas sebagai manajer. Pada umumnya, manajer di usaha-usaha ritel otomatis akan memimpin operasional kegiatan usaha yang ada di Koperasi Desa Merah Putih tersebut. Baik itu usaha di bidang ritel, sembako, simpan pinjam, maupun potensi usaha lainnya di desa itu,” jelasnya.
BACA JUGA: SPPG Ngawen 1 Blora Belanja Bahan Baku Dapur di Kopdes Merah Putih, Dorong Jadi Penggerak Ekonomi Lokal
Namun, terkait kewenangan manajer apabila koperasi memiliki unit klinik desa, Desy mengaku belum mendapatkan informasi secara pasti, termasuk apakah manajer nantinya dapat merekrut tenaga kesehatan.





