Jateng

Dinas Perhubungan Lakukan Rekayasa Lalu Lintas Saat Malam Tahun Baru

×

Dinas Perhubungan Lakukan Rekayasa Lalu Lintas Saat Malam Tahun Baru

Sebarkan artikel ini
Rekayasa Malam Tahun Baru
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Kota Semarang, Danang Kurniawan.

SEMARANG, beritajateng.tv – Dinas Perhubungan Kota Semarang bakal menyiapkan rekayasa lalu lintas (lalin) saat malam tahun baru di ibu kota Jawa Tengah.

Rekayasa lalu lintas saat malam tahun baru di Semarang akan pihaknya berlakukan menyesuaikan kondisi di lapangan.

Plt Kepala Dinas Perhubungan Kota Semarang, Danang Kurniawan mengatakan, telah memetakan beberapa titik keramaian saat malam pergantian tahun. Titik keramaian biasanya berada di pusat kota yakni Simpanglima.

BACA JUGA: Trans Semarang Tetap Beroperasi di Malam Tahun Baru, Ada Cashback 70 Persen Pakai AstraPay

Selain itu, kawasan Gombel juga akan menjadi perhatian karena biasanya ada pesta malam tahun baru di rumah makan kawasan tersebut.

Kondisinya yang berada di tanjakan Gombel. Terlebih pastinya ada antrean kerumunan yang perlu pihaknya antisipasi untuk keramaian lalu lintas.

Selanjutnya, kawasan menuju Pantai Marina juga perlu pengawasan mengingat biasanya banyak masyarakat yang menghabiskan malam tahun baru di pantai tersebut.

“Ada pengalihan arus. Sterilisasi titik-titik tertentu yang jadi tumpukan. Rekayasa tentunya menyesuaikan situasi di lapangan,” jelas Danang, Minggu 31 Desember 2023.

Lebih lanjut, Danang menyebut, kawasan Kota Lama juga menjadi perhatian petugas. Kota Lama ia prediksi akan banyak pengunjung pada malam tahun baru nanti.

Akan banyak pejalan kaki yang menikmati suasana Kota Lama. Demi menjaga keamanan dan kenyamanan pengunjung, Dinas Perhubungan juga menyiapkan pengalihan arus lalin di Jalan Letjen Soeprapto.

“Posko masih berlanjut sampai tanggal 4. Kami akan terus melakukan pemantauan dan pengaturan bersama Satlantas Polri,” ujarnya.

Sementara, di jalur reguler, Dinas Perhubungan mengantisipasi kepadatan menggunakan area traffic control system (ATCS). Jika ATCS tidak mampu mengurai kemacetan, pihaknya menerjunkan personil bersama jajaran kepolisian.

“Total personil kami 200 orang terbagi tiga shift,” tambahnya. (*)

Editor: Elly Amaliyah

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp