Jateng

Disebut Minta “Hadiah Pensiun” di Medsos, Begini Tanggapan Sekda Kabupaten Semarang

×

Disebut Minta “Hadiah Pensiun” di Medsos, Begini Tanggapan Sekda Kabupaten Semarang

Sebarkan artikel ini
medsos Kabupaten Semarang
Sekda Kabupaten Semarang, Djarot Supriyoto. (Bowo Pribadi/beritajateng.tv)

“Saya sudah kontak sekretaris, kabag, dan kabid sekaligus langsung klarifikasi. [Mereka] tidak mengetahui adanya surat permintaan ‘iuran’ OPD dan camat tersebut,” jelasnya.

BACA JUGA: Pembunuhan Berencana di Tempat Karaoke, Dua Warga Semarang Terancam Hukuman Mati

Termasuk, lanjutnya, tidak pernah ada perintah dari sekda maupun ia selaku kepala BKUD terkait sumbangan atau iuran untuk hadiah pensiun itu.

Menurutnya, masa pensiun atau perpisahan sekda bukanlah hal yang istimewa, karena semua pegawai akan mendapat giliran pensiun setelah masa pengabdian selesai.

Sebagaimana saat pisah sambut Kapolres, Dandim, Kajari, atau pejabat lain, acara seremoni akan berlangsung di Pendopo Rumah Dinas. “Jadi intinya semua itu hanya acara biasa,” jelasnya.

Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Kabupaten Semarang, Rudi Susanto, menegaskan tak ada perintah dari Sekda untuk membeli sepeda motor Yamaha N-Max sebagai “hadiah pensiun”.

Rudi juga mengakui pihaknya telah mencari informasi terkait kebenaran surat yang terunggah di media sosial tersebut. “Jadi itu kategorinya hoaks,” jelasnya. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp