Baru-baru ini juga sudah bertemu dengan Pertamina, agar memberikan perhatian untuk Kabupaten Semarang. Karena kemarin sempat, ada informasi Gas LPG di wilayah Kecamatan Pringapus hingga sempat viral di media sosial.
Namun setelah kita cek ternyata hanya persoalan pendistribusiannya saja yang terlambat. “Ternyata cuaca mempengaruhi, khususnya terkait proses bersandarnya kapal di dermaga hingga ada keterlambatan dalam pengirimannya,” jelasnya.
Secara umum, masih kata Heru, pasokan baik komoditas pokok masyarakat dan LPG jelang Idul Fitri nanti cukup aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat saat Lebaran nanti.
BACA JUGA: Wakil Ketua DPRD Jateng Mohammad Saleh Soroti Rencana Peralihan LPG ke DME: Perlu Sosialisasi Masif
Karena sampai dengan bulan Februari 2026 kebutuhan LPG di Kabupaten Semarang hanya 12 juta tabung. Sementara jika dihitung selama satu tahun itu kebutuhannya sekitar 44 juta tabung.
“Artinya stok LPG masih banyak dan cukup aman untuk sampai H+7 Lebaran nanti. Karena rata-rata kebutuhan LPG di Kabupaten Semarang berada di angka 6 jutaan tabung per bulan,” tandas Heru. (*)
Editor: Farah Nazila





