Viral

Display Produk Kopdes Merah Putih Viral Dikritik, Warganet Soroti Penataan Rak Tak Sesuai Planogram

×

Display Produk Kopdes Merah Putih Viral Dikritik, Warganet Soroti Penataan Rak Tak Sesuai Planogram

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi sosial media. (Pexels/Pixabay)
Ilustrasi media sosial. (Foto: Pexels/Pixabay)

SEMARANG, beritajateng.tv – Keberadaan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) atau Kopdes Merah Putih tengah ramai menjadi perbincangan di media sosial.

Kali ini, sorotan publik tertuju pada penataan display produk di etalase toko yang dinilai tidak menerapkan kaidah planogram seperti toko ritel modern pada umumnya.

Kritik tersebut mencuat setelah akun X @txtdrkuliner mengunggah foto penampakan rak produk Kopdes Merah Putih pada Senin, 17 Mei 2026.

“Ini staff Koperasi Desa Merah Putih gak ada yang diajarin Planogram kah? Masa konten di Tiktok dan Threads barangnya kayak gini semua?” tulis akun @txtdrkuliner.

Dalam sejumlah foto yang beredar, terlihat rak berwarna merah diisi berbagai jenis produk kebutuhan sehari-hari.

BACA JUGA: Apa Perbedaan Kopdes Merah Putih dan BUMDes? Ini Penjelasannya

Namun, penataan barang di etalase ternilai kurang rapi karena satu rak hanya di isi satu merek tertentu dengan jumlah yang tidak proporsional terhadap ukuran rak.

Akibatnya, beberapa bagian etalase tampak kosong dan tidak penuh, sehingga memunculkan kesan stok barang minim.

Kondisi tersebut kemudian memicu komentar warganet yang membandingkan tampilan Kopdes Merah Putih dengan warung tradisional hingga toko fiktif dalam film.

“Kenapa vibesnya jadi kayak toko palsu di Korut sih? Mendingan warung Madura,” tulis akun @VALU****.

“Lebih menarik Warung Madura anynk, keliatan padat dan banyak stok,” sahut akun @myun**.

Lantas, apa sebenarnya planogram?

Planogram merupakan diagram atau panduan visual yang mengatur tata letak produk di rak toko secara detail. Sistem ini menentukan posisi barang, jumlah stok minimum, hingga ruang pajang agar tampilan toko lebih menarik dan efisien.

BACA JUGA: Catatan Akhir Tahun Pemerintah Gerakkan Ekonomi Desa, Dari Kopdes Merah Putih hingga Dana Desa

Banyak toko ritel modern menggunakan planogram untuk meningkatkan penjualan, mempermudah pelanggan mencari barang, hingga menjaga konsistensi tampilan toko.

Metode ini juga ternilai mampu menciptakan pengalaman belanja yang lebih nyaman karena penempatan produk terlihat lebih teratur dan optimal. (*)

Editor: Farah Nazila