BLORA, 9/3 (beritajateng.tv) – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Blora, Jawa Tengah berharap setiap sekolah di Kabupaten Blora adalah Sekolah Adiwiyata.
Hal ini disampaikan Kepala Bidang (Kabid) kebersihan, pengelolaan sampah, pengendalian B3 dan Limbah B3 DLH Bayu Himawan, saat rapat koordinasi bersama Dinas Pendidikan Blora, dan Tim Forum Kabupaten Sehat Blora, Kamis (9/3/2023).
“Karena pada hakekatnya setiap sekolah harus menciptakan lingkungan yang sehat, bersih dan nyaman untuk kegiatan belajar mengajar,” kata Bayu.
Menjadikan sekolah menjadi sekolah adiwiyata, kata Bayu, tidaklah sesusah yang dibayangkan, karena bisa dilakukan dengan membangun kebiasaan pada siswa dan guru.
“Misalkan membiasakan membuang sampah pada tempatnya, membiasakan hemat penggunaan air, membiasakan hemat menggunakan listrik dan peralatan elektronik,” jelas Bayu
Ada 6 aspek Perilaku Ramah Lingkungan Hidup yang harus dipenuhi untuk sekolah Adiwiyata :
1. Aspek kebersihan, fungsi sanitasi dan drainase
2. Aspek pengelolaan sampah
3. Aspek penanaman dan perawatan tanaman
4. Aspek konservasi air
5. Aspek konservasi energi
6. Aspek inovasi terkait dengan 5 aspek di atas
“Modal untuk menjadi sekolah Adiwiyata adalah komitmen dan konsistensi dalam menerapkan perilaku ramah lingkungan hidup,”ungkap Bayu.
Ditambahkan Sugiyanto, ketua tim forum Kabupaten Sehat Kabupaten Blora, , tatanan 3 satuan Pendidikan mengatakan siswa – siswi harus di biasakan hidup sehat sejak dini, mulai dari lingkungan sekolah.
“Pembiasaan hidup bersih di lingkungan sekolah SS sejuk dan rapi serta bebas asap rokok membuat proses pembelajaran yang menyenangkan,” tuturnya. (*)
Editor: Elly Amaliyah





