SEMARANG, beritajateng.tv – Dokter Astrandaya Ajie mengajukan cuti selama satu bulan setelah diduga menjadi korban penganiayaan oleh dosen Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang, Muhammad Dias Saktiawan di Rumah Sakit Islam (RSI) Sultan Agung.
“Dokter Astra cuti, saat ini pengajuan cuti satu bulan,” kata Direktur RSI Sultan Agung Agus Ujianto dalam konferensi pers di Aula RSI Sultan Agung Semarang, Senin, 15 September 2025.
BACA JUGA: Dosen Unissula Dilaporkan ke Polisi, RSI Sultan Agung Bantah Isu Liar Medsos
Agus Ujianto memastikan RSI Sultan Agung berpihak kepada dokter Astra. Pihak rumah sakit juga telah menyiapkan tim advokasi serta pendampingan selama proses hukum berlangsung.
“Kami harus melindungi dokter Astra. Yang penting saya sebagai direktur sudah membawa tim advokasi kemudian juga tim pengawal bagi mereka,” ujarnya.
Laporan dugaan penganiayaan sudah sampai ke polisi
Menurut Agus, aduan dugaan penganiayaan sudah di sampaikan ke Polda Jawa Tengah. Proses hukum selanjutnya akan mengikuti mekanisme penyidikan kepolisian.
“Kalau lanjutannya ini kan tergantung mereka dan ini sudah proses hukum. Prosesnya di Polda Jateng,” kata Agus.
Agus menyebut persoalan ini tidak berkaitan dengan Unissula, meski rumah sakit dan kampus berada di bawah naungan Yayasan Badan Wakaf Sultan Agung (YBWSA).
“Ini, kan, urusannya beda. Antara pasien dan keluarga jangan dulu bawa-bawa ke situ,” ujarnya.
BACA JUGA: Viral Dosen Pukul Dokter, Unissula dan RS Sultan Agung Pastikan Kasus Selesai Secara Kekeluargaan
Dia menyebut Muhammad Dias sebelumnya telah menyampaikan permintaan maaf dalam forum yang rumah sakit fasilitasi bersama IDI Jateng, IDI Semarang, Komite Medis RSI Sultan Agung, Dekan Fakultas Kedokteran Unissula dan Dekan Fakultas Hukum Unissula. (*)
Editor: Farah Nazila





