Jateng

Dorong Produktivitas Ketahanan Pangan 2026, Polres Semarang Siapkan Benih Jagung Unggul Serasi-38

×

Dorong Produktivitas Ketahanan Pangan 2026, Polres Semarang Siapkan Benih Jagung Unggul Serasi-38

Sebarkan artikel ini
Benih Jagung Polres Semarang
Kapolres Semarang, AKBP Ratna Quratul Ainy (kanan), secara simbolis melakukan panen raya jagung serentak kwartal IV tahun 2025 di Desa Candirejo, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, Kamis, 8 Januari 2026. (Bowo Pribadi/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Polres Semarang telah menyiapkan benih tanaman jagung lokal unggul dalam mendukung keberlanjutan program ketahanan pangan nasional pada 2026.

Benih jagung itu yakni Serasi-38 yang secara produktivitas memiliki keunggulan pada lahan tanam di wilayah Kabupaten Semarang.

Pasalnya, jika perawatannya maksimal, varietas jagung Serasi-38 ini mampu memberikan hasil panen yang menjanjikan, rata-rata mencapai 10 ton per hektare.

Varietas jagung ini sudah diujicobakan dalam program ketahanan Pangan Polres Semarang di tiga lokasi tanam di Kabupaten Semarang. Hasilnya pun cukup bagus.

BACA JUGA: Polres Semarang Bersama Petani Bawen Panen Jagung 1,2 Ton, Masuk Gudang Bulog

“Masing-masing di Desa Pagersari, Candisari dan Jatirunggo,” kata Kapolres Semarang, AKBP Ratna Quratul Ainy.

Pihaknya baru saja melakukan panen jagung serentak kwartal IV, Program Ketahanan Pangan Polres Semarang bersama petani, di Desa Candirejo, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, Kamis, 8 Januari 2026.

Kapolres berharap nantinya benih jagung Serasi-38 ini akan pihaknya bagikan kepada para petani binaan Polres Semarang. Sekaligus untuk program percontohan bagi penanaman jagung di tempat lain, terutama di Kabupaten Semarang.

Ia juga menjelaskan, hingga panen raya jagung kwartal IV tahun 2025 ini, Polres Semarang bersama para petani binaan telah menyumbang total mencapai 45,94 ton ke Bulog.

“Harapannya, produktivitas jagung ini akan terus ditingkatkan lagi di tahun 2026 oleh Polres Semarang bersama dengan kelompok tani binaan yang ada di Kabupaten Semarang,” ungkapnya.

Program Ketahanan Pangan Polres Semarang dengan Komoditas Jagung

Selain menggunakan benih varietas Serasi-38, program ketahanan pangan Polres Semarang dengan komoditas jagung ini juga akan terus meluas dari lahan tanam yang sudah ada.

Saat ini lahan tanam jagung bersinergi antara Polres Semarang dengan kelompok tani di wilayah Kecanatan Pringapus, Bergas, dan Ungaran Barat.

Bahkan, lanjut Ratna, hampir di semua kecamatan juga terdapat lahan tanam jagung yang memanfaatkan lahan baku sawah. Lahan yang tidak bisa tertanami padi saat musim kemarau itu merupakan binaan masing-masing polsek.

Secara keseluruhan, untuk total luas lahan tanam jagung di tahun 2025 mencapai hampir 690 hektare yang tersebar di 19 wilayah Kecamatan.

BACA JUGA: Dukung Ketahanan Pangan, Polres Semarang Gelar Penananam Jagung di Lahan Pesantren

“Sedangkan target penambahan lahan tanam pada 2026 juga akan memanfaatkan lahan hutas sosial bekerja sama dengan Perum Perhutani,” tandasnya.

Sementara itu, salah satu petani binaan, Heni (57), warga Desa Getas Kombang, mengakui ada peningkatan produktivitas maupun hasil setelah menjadi binaan Polres Semarang.

“Dari sisi hasil panen per hektare mengalami peningkatan daripada sebelumnya. Selain itu juga kepastian harga jual lebih baik, karena hasil panen jagung ini kan Bulog yang menyerap,” jelasnya. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp