HeadlineJateng

DPRD Jateng Ungkap 4 PR yang Perlu Dituntaskan Pj Gubernur Pengganti Ganjar Pranowo

×

DPRD Jateng Ungkap 4 PR yang Perlu Dituntaskan Pj Gubernur Pengganti Ganjar Pranowo

Sebarkan artikel ini
Ketua DPRD Jateng Sumanto
Ketua DPRD Jateng Sumanto mengenakan pakaian adat saat menghadiri upacara HUT ke 78 Kemerdekaan RI di Lapangan Simpanglima Semarang. (Humas DPRD Jateng)

SEMARANG, beritajateng.tv – Ketua DPRD Jateng Sumanto mengatakan Penjabat (Pj) Gubernur pengganti Ganjar Pranowo nantinya memiliki sejumlah pekerjaan rumah (PR). Ia menyebut persoalan infrastruktur, pendidikan, kemiskinan, hingga stunting perlu menjadi prioritas.

Sumanto menjelaskan, menurut survey, persoalan infrastruktur menjadi hal paling urgent dan merupakan kebutuhan masyarakat yang perlu segera terselesaikan. Karena itu ia berharap bidang tersebut menjadi prioritas Pj Gubernur Jateng pengganti Ganjar Pranowo.

“Infrastruktur penting untuk didahulukan karena berkaitan dengan anggaran juga. Kalau anggaran tercukupi kita bangun semuanya, ini harus mendapatkan prioritas,” katanya, Sabtu 19 Agustus 2023.

BACA JUGA: Ketua DPRD Jateng Soal Pj Gubernur Pengganti Ganjar: Semua ASN, Tidak Ada Kader

Selain infrastruktur, politisi PDI Perjuangan tersebut juga menyoroti permasalahan pendidikan. Menurutnya, persoalan pendidikan yang kerap menjadi keluhan masyarakat adalah penerapan sistem zonasi dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Sistem zonasi menimbulkan masalah karena masih ada beberapa kecamatan yang masuk dalam area blank spot sekolah. Artinya, tidak ada SMA maupun SMK Negeri maupun Swasta di wilayah kecamatan tersebut.

Sumanto mengungkapkan, hingga saat ini masih ada 17 titik blank spot terkait ketersediaan SMA/SMK negeri maupun swasta di seluruh Jawa Tengah.

“DPRD Jateng mendorong pembangunan SMA maupun SMK pada titik-titik blank spot ini untuk mengakomodir siswa lulusan SMP di daerah tersebut,” ujar Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jateng ini.

Menurut Sumanto, upaya mendirikan SMA maupun SMK negeri pada titik blank spot bukanlah perkara mudah. Sebab pihak terkait perlu mempersiapkan sarana prasarana maupun SDM seperti guru yang mengajar.

BACA JUGA: DPRD Jateng Usulkan Tiga Nama Pj Gubernur Pengganti Ganjar, Siapa Saja?

Sumanto menambahkan, PR lain yang perlu Pj Gubernur Jateng tuntaskan adalah masalah kemiskinan dan stunting. Politisi asal Kabupaten Karanganyar tersebut mengatakan, pengentasan kemiskinan menjadi salah satu ajaran Bung Karno.

“Bung Karno mengajarkan kita harus menambah tenaga kaum Marhaen atau kaum miskin. Dalam Pasal 34 UUD 1945 juga tercantum fakir miskin dan anak terlantar dipelihara oleh negara,” ungkapnya.

Menurutnya angka kemiskinan di Jateng saat ini masih cukup tinggi, yakni sekitar 10 persen. Namun sudah mengalami penurunan daripada tahun sebelumnya.

Pj Gubernur Pengganti Ganjar perlu turunkan angka stunting

Sementara persoalan stunting terkait dengan kesehatan ibu dan anak serta kesiapan Indonesia menghadapi bonus demografi. Terlebih PDI Perjuangan, partai tempatnya bernaung menargetkan angka stunting 0 persen pada tahun 2024 nanti.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Tengah, jumlah penduduk miskin Jateng menurun meski belum signifikan. Pada Maret 2023 tercatat 3,79 juta penduduk miskin (10,77 persen) di Jateng. Sedangkan pada September 2022 jumlahnya mencapai 3,86 juta orang (10,98 persen). Jumlah penduduk miskin Jateng menurun sebanyak 66,7 ribu orang pada periode Maret 2023 daripada September 2022.

Masih menurut BPS, tingkat kemiskinan di perkotaan Jateng sekitar 9,78 persen dan tingkat kemiskinan di perdesaan sekitar 11,8 persen.

BACA JUGA: Pengamat Politik Ungkap Pj Gubernur Jateng Harus Bisa Amankan Hal Ini

Sementara itu, berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022, angka stunting di Jawa Tengah masih di angka 20,8 persen. Angka tersebut tidak jauh dari rata-rata nasional 2022 sebesar 21,6 persen.

DPRD Jateng telah mengusulkan tiga nama calon Pj Gubernur Jawa Tengah yang akan menggantikan Ganjar Pranowo. Ganjar sendiri akan habis masa jabatannya sebagai Gubernur Jawa Tengah pada 5 September 2023.

Ketiga nama calon Pj Gubernur Jawa Tengah tersebut adalah Kepala Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Hasto Wardoyo, Kepala Badiklat Kejagung RI Tony Tribagus Spontana, dan Sekretaris Daerah (Sekda) Jateng Sumarno.

DPRD Jateng berharap usulan Pj Gubernur dipilih Presiden

Usulan 3 nama itu merupakan hasil dari rapat gabungan seluruh pimpinan DPRD Jateng dan Ketua Fraksi. DPRD Jateng telah mengirimkan ketiga nama calon Pj Gubernur Jawa Tengah itu ke Kemendagri. Pemilihan 3 nama itu berdasarkan kapabilitas mereka yang dewan anggap mampu meneruskan program Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. Selanjutnya, Presiden Jokowi akan memilih nama Pj Gubernur berdasarkan usulan dari DPRD Jateng dan Kemendagri.

“Kita kan paham regulasi. Kewenangan kita mengusulkan, bisa dipilih bisa tidak. Harapannya usulan kita dipilih, tapi kalau tidak, Pj Gubernur harus memenuhi kriteria yang mampu membawa Jateng kondusif,” ungkapnya.

BACA JUGA: Ganjar Pranowo Lengser Sebulan Lagi, DPRD Jateng Bahas 3 Nama Calon Penggantinya

Sumanto juga berharap Pj Gubernur Jateng bisa bekerjasama dengan DPRD dan 35 Bupati/Walikota di Jawa Tengah. Sebab Gubernur merupakan wakil pemerintah pusat yang ada di daerah.

“Kami berharap bisa koordinasi untuk menurunkan tingkat kemiskinan dan stunting. Meski kemarin karena ada Covid-19 yang membuat beberapa hal tak sesuai target, namun akhir-akhir ini track nya sudah bagus. Ada penurunan angka kemiskinan di Wonogiri, Karanganyar. Nanti perlu kita genjot lagi supaya mendekati angka kesempurnaan,” paparnya. (adv)

editor: Ricky Fitriyanto

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp