Kemenangan ini menjadi langkah penting bagi Jakarta Pertamina Enduro untuk menjaga peluang lolos ke Grand Final Proliga 2026.
Asisten pelatih sekaligus direktur teknik Jakarta Electric PLN Mobile, Anantachai Yoonprathom, mengakui timnya telah mencoba perubahan strategi dalam laga tersebut.
“Meski kami kalah, permainan tim hari ini cukup baik. Evaluasi tetap akan kami lakukan, terutama pada sektor tosser,” ujarnya.
Sementara itu, manajer Jakarta Pertamina Enduro, Widi Triyoso, menilai laga berjalan tidak mudah, namun hasil evaluasi sebelumnya mulai terlihat.
“Pertandingan tidak gampang, tapi perbaikan yang kami lakukan berjalan efektif hari ini,” katanya.
Ia juga menegaskan peran penting para pemain kunci dalam tim.
“Kalau Voronkova, Megawati, dan Wilma Salas bermain fokus, peluang menang sangat besar,” tegasnya.
Salah satu bintang kemenangan, Megawati Hangesti Pertiwi, mengakui laga berlangsung penuh tekanan.
“Pertandingan tadi sempat menegangkan. Kami belajar dari laga sebelumnya dan kali ini bisa lebih fokus hingga akhirnya meraih kemenangan,” ujar Megawati.
Hasil ini membuat persaingan menuju Grand Final Proliga 2026 semakin panas, dengan Jakarta Pertamina Enduro kini berada di posisi yang sangat menguntungkan. (*)
Editor: Elly Amaliyah





