SEMARANG, beritajateng.tv – Pasangan calon (paslon) gubernur-wakil gubernur Jawa Tengah nomor urut 1, Andika Perkasa-Hendrar Prihadi, unggul pada dua survei Pilgub Jawa Tengah 2024.
Adapun Andika-Hendi unggul pada survei terbaru Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) dengan selisih 3,4 persen atas Ahmad Luthfi-Taj Yasin Maimoen. Berdasarkan survei SMRC, Andika-Hendi meraih 50,4 persen, sementara Luthfi-Yasin 47 persen.
Tak hanya unggul di survei SMRC, Andika-Hendi unggul tipis atas Luthfi-Yasin pada survei Litbang Kompas, yakni 28,8 persen. Sementara Luthfi-Yasin memperoleh angka 28,1 persen pada survei Litbang Kompas.
Namun, pada survei Indikator Politik, Andika-Hendi harus kalah atas Luthfi-Yasin dengan perolehan 43,46 persen saja. Sementara, Luthfi-Yasin unggul dengan hasil 47,19 persen.
BACA JUGA: Video Survei Pilgub Jateng Ketat, Andika-Hendi Unggul Tipis dari Luthfi-Yasin
Menanggapi soal dua survei yang mengunggulkan dirinya, calon Wakil Gubernur (Cawagub) Jawa Tengah nomor urut 1, Hendrar Prihadi alias Hendi, angkat bicara. Saat beritajateng.tv jumpai di Hotel Santika Premiere, Hendi menegaskan bahwa survei merupakan potret pemenangan dalam Pilkada.
Baginya, baik lembaga survei yang menyatakan dirinya menang maupun kalah, tetap menjadi bahan evaluasi.
“Buat evaluasi ya, artinya survei ini kan potret. Kalau satu potret mengatakan menang, kekuatannya di mana. Satu potret mengatakan kalah, kelemahannya di mana. Itu bisa jadi masukan untuk tim kami,” jelas Hendi.
Apa pun hasil survei, kata Hendi, bukan masalah yang berarti baginya.
“Menurut saya gak ada masalah, yang penting nanti tanggal 27 November,” tegas Hendi.
Survei Indikator Politik Indonesia unggulkan Luthfi-Yasin, jadi motivasi Andika Perkasa-Hendrar Prihadi
Survei Indikator Politik yang menyatakan dirinya kalah atas Luthfi-Yasin menjadi motivasi bagi Hendi untuk bekerja lebih keras jelang coblosan.
“Kalau lagi kalah ya kami kerja keras. Jadi saya selalu sampaikan ke teman-teman supaya tidak terpengaruh dengan hasil survei. Survei itu kan potret buat kami untuk berkaca; benar gak sih kalau katanya di dapil dua lemah, oh ternyata kegiatan di situ daripada dengan dapil lain hanya sekian, berarti kita harus tambahi. Gitu aja evaluasinya,” papar dia.
BACA JUGA: Survei Indikator: Pemilih KIM Plus Menyeberang ke Andika-Hendi Walau Jokowi Pilih Luthfi-Yasin
Sembilan hari menjelang coblosan, Hendi mengaku dirinya dan Andika Perkasa telah mengunjungi 35 kabupaten/kota se-Jawa Tengah. Hanya saja, kata dia, ada kecamatan yang belum sempat ia datangi.
“Kalau dari jumlah kabupaten/kota pasti semua sudah, bahkan berkali-kali. Tapi mungkin ada kecamatan yang kita belum sempat datang, apalagi spesifik kelurahan. Itu jadi PR kami ke depan, manakala Andika-Hendi Allah ridhoi, tempat itu harus kami kunjungi dalam kurun waktu lima tahun,” pungkasnya. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





