SEMARANG, beritajateng.tv – Dukung program pencegahan (tengkes) stunting di Kabupaten Semarang, PT Trans Marga Jateng (TMJ) serahkan dana pencegahan stunting untuk Desa Lemahireng, Kecamatan Bawen.
Penyerahan bantuan ini dilakukan Direktur Utama PT TMJ, Prajudi bersama SOS Children’s Village Semarang, selaku lembaga pendamping penanganan stunting.
Adapun penyerahan ini berlangsung di Desa Lemahireng, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, pada Kamis 22 Mei 2025.
Prajudi mengungkapkan, dukungan ini merupakan bagian dari komitmen PT TMJ terhadap pembangunan berkelanjutan. Selama ini PT TMJ tidak hanya berfokus pada pengelolaan infrastruktur jalan tol Semarang- Solo.
BACA JUGA: Walikota Semarang Beberkan Langkah Percepatan Penurunan Angka Stunting
Namun juga pada taraf kualitas hidup masyarakat yang berada di sekitar wilayah kerja pengelolaan Jalan Tol Semarang- Solo. Salah satunya di wilayah Desa Lemahireng, Kecamatan Bawen ini.
“Dukungan terhadap program pencegahan stunting ini merupakan wujud nyata sekaligus kontribusi kami dalam menyiapkan generasi Indonesia yang sehat dan kuat,” jelas Prajudi, dalam keterangan tertulisnya, Jumat 23 Mei 2025.
Ia juga menyampaikan, sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan dalam mendukung pembangunan sosial Asta Cita, PT TMJ akan terus menjalankan program CSR. Yang mana berfokus pada peningkatan kualitas hidup masyarakat di sekitar wilayah Jalan Tol Semarang-Solo.
“Melalui sinergi antara infrastruktur dan kepedulian sosial, PT TMJ berharap dapat memberikan kontribusi nyata bagi terciptanya Indonesia yang lebih inklusif, sehat, dan berkelanjutan,” tambahnya.
BACA JUGA: Tekan Angka Stunting, Pemkab Blora Gelar Rembuk Stunting Lintas Sektoral
Pengurus SOS Children’s Village Semarang, Ardik Ferry Setiawan menambahkan, soal kontrobusi SOS Children’s Village.
Ia mengatakan, melalui kolaborasi dengan PT TMJ, SOS Children’s Village ingin berkontribusi bagi penanganan stunting di Kabupaten Semarang.
“Kami berharap, bantuan ini memberikan dampak positif dalam menekan angka stunting dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat wilayah Kabupaten Semarang,” tambah Ardik. (*)
Editor: Farah Nazila





