SEMARANG, beritajateng.tv – “Saya suka sekali Kue Semprong Yuta, terutama untuk teman minum kopi atau minum teh,” ucap Teten Masduki, Menteri Koperasi dan UKM melalui media sosialnya beberapa waktu yang lalu.
Kue semprong umumnya identik dengan bentuk silindris memanjang. Namun, jenis kue favorit Teten tersebut berbeda. Kue itu adalah produk cemilan yang berbentuk seperti wafer dan tipis. Kemasannya pun bukan sembarangan, tapi kemasan sekelas industri besar.
Yuta Endang Pudjiastuti adalah pemilik Kue Semprong Yuta favorit Teten. Tim beritajateng.tv menemui Yuta yang saat itu tidak bisa menyembunyikan rasa bangganya ketika Teten Masuki mencicipi kue kering buatannya.
“Pak Teten sangat suka dengan kue semprong saat kunjungan ke Kota Semarang. Jadi, waktu itu semua produk unggulan se-provinsi ia kumpulkan termasuk kue cemilan saya, waktu itu menteri-menteri mencoba juga,” kenangnya.
Memiliki cita rasa yang tidak terlalu manis, Teten Masduki nyatanya sampai jatuh hati pada camilan bikinan Yuta itu. Bahkan, Teten sempat menawarkannya kepada Presiden RI Joko Widodo. Saking sukanya Teten pada kue kering tersebut, ia juga tidak rela berbagi ke teman-temannya.
“Pak Teten sampai menawarkan ke Pak Jokowi, ‘coba ini, Pak, enak dan tidak terlalu manis, saya pernah coba’,” kata Yuta sembari menirukan perkataan Teten Masduki.
Gunakan Resep Keluarga
Dalam memproduksi produknya, Yuta mengaku masih menggunakan resep turun-temurun dari keluarganya. Bentuknya pun ia buat beda dari yang lain.
Jika umumnya kue semprong berbentuk panjang dan gulungan, kue ala Yuta ini justru berbentuk pipih seperti emping atau kue gapit. Hal tersebut supaya kuenya mudah masuk ke dalam kemasan.
Selain itu, salah satu yang membedakan kue bikinan Yuta dengan kue lainnya adalah cita rasa yang tidak terlalu manis. Hal itu berkat Yuta menerima saran dan masukkan dari pelanggan lamanya.
“Memang sengaja nggak saya buat terlalu manis. Pas ada yang bilang kemanisan, gulanya saya kurangi,” ungkapnya.
BACA JUGA:Sejarah Kota Semarang, Mengenal Ki Ageng Pandanaran
Kini, Kue Semprong Yuta memiliki empat varian rasa, yaitu original, original gula kelapa, original gula pasir, dan spekulas. Harga per kaleng mulai Rp 40 ribu dengan isian sebanyak 50 keping kue semprong.
“Bisa dibilang rasa spekulas jadi andalan kita karena ada aroma jahe dan kayu manis, selain itu juga rasa original,” pungkasnya.(*)
Editor: Farah Nazila





