JatengKuliner

Enaknya Kue Semprong Yuta, Jadi Camilan Favorit Menteri

×

Enaknya Kue Semprong Yuta, Jadi Camilan Favorit Menteri

Sebarkan artikel ini
Salah satu karyawan Kue Semprong Yuta saat mencetak kue semprong.
Salah satu karyawan Kue Semprong Yuta saat mencetak kue semprong. (Foto: Fadia Haris Nur Salsabila/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – “Saya suka sekali Kue Semprong Yuta, terutama untuk teman minum kopi atau minum teh,” ucap Teten Masduki, Menteri Koperasi dan UKM melalui media sosialnya beberapa waktu yang lalu.

Kue semprong umumnya identik dengan bentuk silindris memanjang. Namun, jenis kue favorit Teten tersebut berbeda. Kue itu adalah produk cemilan yang berbentuk seperti wafer dan tipis. Kemasannya pun bukan sembarangan, tapi kemasan sekelas industri besar.

Yuta Endang Pudjiastuti adalah pemilik Kue Semprong Yuta favorit Teten. Tim beritajateng.tv menemui Yuta yang saat itu tidak bisa menyembunyikan rasa bangganya ketika Teten Masuki mencicipi kue kering buatannya.

“Pak Teten sangat suka dengan kue semprong saat kunjungan ke Kota Semarang. Jadi, waktu itu semua produk unggulan se-provinsi ia kumpulkan termasuk kue cemilan saya, waktu itu menteri-menteri mencoba juga,” kenangnya.

BACA JUGA:Anak-anak Bisa Bermain Sambil Belajar, Ini 3 Wisata Edukasi Anak di Purbalingga, Bikin Liburan Jadi Berfaedah

Memiliki cita rasa yang tidak terlalu manis, Teten Masduki nyatanya sampai jatuh hati pada camilan bikinan Yuta itu. Bahkan, Teten sempat menawarkannya kepada Presiden RI Joko Widodo. Saking sukanya Teten pada kue kering tersebut, ia juga tidak rela berbagi ke teman-temannya.

“Pak Teten sampai menawarkan ke Pak Jokowi, ‘coba ini, Pak, enak dan tidak terlalu manis, saya pernah coba’,” kata Yuta sembari menirukan perkataan Teten Masduki.

Gunakan Resep Keluarga

Dalam memproduksi produknya, Yuta mengaku masih menggunakan resep turun-temurun dari keluarganya. Bentuknya pun ia buat beda dari yang lain.

Jika umumnya kue semprong berbentuk panjang dan gulungan, kue ala Yuta ini justru berbentuk pipih seperti emping atau kue gapit. Hal tersebut supaya kuenya mudah masuk ke dalam kemasan.

Selain itu, salah satu yang membedakan kue bikinan Yuta dengan kue lainnya adalah cita rasa yang tidak terlalu manis. Hal itu berkat Yuta menerima saran dan masukkan dari pelanggan lamanya.

“Memang sengaja nggak saya buat terlalu manis. Pas ada yang bilang kemanisan, gulanya saya kurangi,” ungkapnya.

BACA JUGA:Sejarah Kota Semarang, Mengenal Ki Ageng Pandanaran

Kini, Kue Semprong Yuta memiliki empat varian rasa, yaitu original, original gula kelapa, original gula pasir, dan spekulas. Harga per kaleng mulai Rp 40 ribu dengan isian sebanyak 50 keping kue semprong.

“Bisa dibilang rasa spekulas jadi andalan kita karena ada aroma jahe dan kayu manis, selain itu juga rasa original,” pungkasnya.(*)

Editor: Farah Nazila

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp