SEMARANG, beritajateng.tv – Enam mobil mengalami tabrakan beruntun saat penerapan sistem one way lokal berlangsung di Tol Semarang-Solo KM 442 arah Jakarta, Sabtu, 5 April 2025 malam.
Dugaan awal menyebutkan, kecelakaan terjadi karena salah satu mobil kehilangan kendali akibat rem tidak berfungsi optimal.
Peristiwa ini berlangsung dekat Simpang Susun Bawen dan sempat mengganggu kelancaran arus balik Lebaran 1446 Hijriah. Manager Humas PT Trans Marga Jateng (TMJ), Dian Saputra, membenarkan kejadian tersebut.
BACA JUGA: Lonjakan Kendaraan Arus Balik Terjadi di Tol Semarang-Solo, Tak Ada Kemacetan
“Betul, kejadiannya di KM 442. Enam kendaraan terlibat,” ujar Dian saat beritajateng.tv konfirmasi.
Dian menjelaskan, dugaan sementara menyebut satu mobil alami gangguan rem. Kendaraan tersebut melaju tanpa kendali dan menabrak kendaraan lain di depannya. Akibatnya, tabrakan beruntun pun tidak terhindarkan.
Petugas dari PT TMJ dan pihak kepolisian langsung tangani insiden tersebut di lokasi kejadian. Proses evakuasi berlangsung cepat demi mencegah kemacetan semakin parah.
BACA JUGA: One Way Lokal Berlaku, Perjalanan Weleri ke Bergas Lebih dari 4 Jam
Sampai saat ini, belum ada keterangan resmi soal jumlah korban maupun tingkat kerusakan kendaraan.
“Segala informasi lanjutan akan segera kami sampaikan kepada masyarakat,” tambah Dian melalui sambungan telepon.
BACA JUGA: 40 Persen Pemudik Sudah Lakukan Arus Balik, One Way Bakal Dilaksanakan 6 April
Sementara itu, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo kembali mengingatkan para pengemudi untuk tetap waspada. Ia menyebut arus balik Lebaran masih padat dan memerlukan kewaspadaan tinggi dari setiap pengguna jalan.
Pihak kepolisian bersama instansi lain terus berupaya menjaga kelancaran lalu lintas. Mereka menerapkan rekayasa jalan demi menghindari penumpukan kendaraan dan kecelakaan serupa. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





