Peristiwa

Fakta Baru! Kebakaran Penampungan Minyak Mentah di Blora Diduga Disengaja

×

Fakta Baru! Kebakaran Penampungan Minyak Mentah di Blora Diduga Disengaja

Sebarkan artikel ini

BLORA, beritajateng.tv – Kebakaran yang melanda lokasi penampungan minyak mentah di Desa Plantungan, Kabupaten Blora, Jawa Tengah pada Minggu 7 April 2024 kuat dugaan disengaja oleh sekelompok orang.

Dugaan tersebut muncul dari pantauan lapangan dan keterangan pengelola tambang minyak mentah, Ahmad Hanafi. Ia mengatakan ada sejumlah saksi yang melihat ada sekelompok orang yang sengaja membakarnya.

BACA JUGA: Kebakaran Melanda Penampungan Minyak Mentah di Blora, 50 Ton Minyak Terbakar

“Ada sejumlah orang, yang mengatakan, “wis kobong, ayo tinggal (sudah terbakar, ayo pergi-red). Bentar lagi bakal ada wartawan,” ungkap Ahmad Hanafi, Senin 8 April 2024.

Bahkan ia sempat mencurigai wartawan yang datang pertama kali ke lokasi kejadian ikut terlibat. Padahal wartawan tersebut benar-benar ingin meliput peristiwa kebakaran lantaran sudah viral di sejumlah media sosial.

Ahmad Hanafi menegaskan, ia akan melaporkan peristiwa tersebut ke polisi untuk mengungkap siapa yang melakukannya.

“Saya akan usut tuntas siapa pelakunya. Karena sudah terlanjur viral,” ujarnya.

Kebakaran penampungan minyak, pengelola ancam bongkar tambang ilegal lain

Lebih lanjut ia juga mengancam akan membongkar tambang ilegal lainya jika peristiwa tersebut menjadi penyebab penutupan tambang-tambang di Plantungan.

BACA JUGA: Penampungan Minyak Mentah di Blora Ludes Terbakar, Tenyata Sudah 10 Tahun Dikelola Masyarakat

“Kalau Plantungan tutup, yang lain akan tak buka semua. Tutup satu tutup semua. Jangan pilih kasih,” katanya.

Sebelumnya terjadi kebakaran hebat pada lokasi penampungan minyak mentah Desa Plantungan, Blora, Jawa Tengah pada Minggu 7 April 2024 dini hari. Api dengan cepat melahap puluhan tempat penampungan minyak dan sebagian rumah warga.

Kasatreskrim Polres Blora AKP Slamet mengatakan, kebakaran kuat dugaan akibat korsleting listrik pada sebuah rumah yang berada sekitar lokasi kejadian. Kobaran api kemudian dengan cepat menyambar minyak dan merambat ke rumah warga.

“Akibat kejadian ini, sebanyak 50 ton minyak mentah terbakar. Seekor kambing juga hangus terpanggang api,” kata Slamet. (*)

Editor: Ricky Fitriyanto