Jateng

Fakta-fakta Lapas Nusakambangan, Tempat Ammar Zoni Dipindahkan

×

Fakta-fakta Lapas Nusakambangan, Tempat Ammar Zoni Dipindahkan

Sebarkan artikel ini
Ammar Zoni sampai di LP Nusakambangan, Jawa Tengah. (ant)
Ammar Zoni sampai di LP Nusakambangan, Jawa Tengah. (ant)

CILACAP, beritajateng.tv – Mantan artis sekaligus narapidana kasus narkoba, Ammar Zoni, baru-baru ini dipindahkan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, setelah sebelumnya menjalani masa tahanan di Lapas Cipinang, Jakarta.

Pemindahan ini berlangsung pada Kamis, 16 Oktober 2025, sebagai bagian dari upaya penanganan terhadap warga binaan berisiko tinggi, atau high risk.

Kasubdit Kerjasama Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas), Rika Aprianti, mengungkapkan bahwa selain Ammar Zoni, lima narapidana lainnya juga turut di pindahkan dalam kesempatan yang sama.

Pemindahan tersebut bertujuan untuk memastikan keamanan dan mengurangi potensi peredaran gelap narkoba di dalam lapas.

BACA JUGA: Ammar Zoni Rela Jadi Sopir Online, Bahas Tak Serumah dengan Irish Bella

Menurut Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Heri Azhari, pihaknya terus berupaya membersihkan Lapas dan Rumah Tahanan (Rutan) dari peredaran narkoba.

Ammar Zoni, yang sebelumnya diduga terlibat dalam peredaran narkoba di Rutan Salemba, dipindahkan ke Lapas Cipinang pada Juli 2025.

Kepala Lapas Cipinang, Wachid Wibowo, mengonfirmasi bahwa pada saat pemindahan, Ammar Zoni telah tercatat mendapatkan registrasi pelanggaran tata tertib.

Lapas Nusakambangan: Penjara dengan Keamanan Tertinggi di Indonesia

Lapas Nusakambangan, yang kini menjadi tempat baru bagi Ammar Zoni, terkenal sebagai penjara dengan tingkat keamanan tertinggi di Indonesia. Terletak di Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, Lapas ini memiliki sejarah panjang sejak masa penjajahan Belanda.

Pada abad ke-19, pemerintah Hindia Belanda mendirikan penjara ini sebagai tempat pembuangan narapidana yang teranggap sangat berbahaya.

Lokasinya yang terisolasi dan sulit terjangkau menjadikannya tempat yang ideal untuk menahan narapidana kelas berat. Sejak itu, Lapas Nusakambangan menjadi simbol penegakan hukum yang tegas di Indonesia.

Setelah Indonesia merdeka, Lapas Nusakambangan tetap berdiri sebagai penjara bagi narapidana dengan kasus besar, seperti korupsi, pembunuhan, terorisme, hingga kejahatan narkotika.

Beberapa terpidana mati yang di hukum karena kejahatan berat pun menjalani eksekusi di tempat ini.