Jateng

Fokuskan Modifikasi Cuaca di Jawa Tengah, BMKG: Hujan di Semarang Lampaui Ekstrem

×

Fokuskan Modifikasi Cuaca di Jawa Tengah, BMKG: Hujan di Semarang Lampaui Ekstrem

Sebarkan artikel ini
Jawa Tengah Banjir
Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, usai menghadiri Rapat Koordinasi Kesiapan dan Penanganan Bencana di Wilayah Jawa Tengah di Area Kantor Gubernur Jateng, Senin, 18 Maret 2024. (Made Dinda Yadnya Swari/beritajateng.tv)

Ada atau tidak manusia, Kota Semarang Jawa Tengah dan sekitarnya akan tetap banjir

Saat rakor berlangsung, fenomena anomali cuaca di Jawa Tengah ini Rita tuturkan akan sering terjadi. Bahkan pekan ini, curah hujan di Kota Semarang, menurut Rita, bertanda warna merah muda. Alasannya, curah hujan melebihi hujan ekstrem yang maksimal 150 mm per harinya .

“Makanya [di Kota Semarang dst] warnanya sampai pink karena curah hujannya tinggi, melampaui ekstrem yang maksimal 150 mm. Ekstremnya mencapai 230 mm lebih per hari,” jelasnya saat menyampaikan materi dalam rakor yang berlokasi di Gedung E lantai 5 Kantor Gubernur Jateng itu.

Bahkan, dalam materinya, ia membenarkan bahwa Kota Semarang, Demak, dan sekitarnya itu muncul karena endapan banjir pada zaman dahulu.

BACA JUGA: Video Hotel di Semarang Keluhkan Dampak Banjir, Banyak Tamu Batal Menginap

“Bisa ada kota-kota yang banjir itu karena dulunya endapan banjir. Namun dengan adanya manusia semakin parah dengan pembukaan lahan yang kurang terkontrol, pembukaan yang tak terkontrol itu memperparah banjirnya lebih sering dan kuat,” terang Rita.

Menurutnya, bagaimana pun keadaannya, Kota Semarang dan sekitarnya akan tetap banjir lantaran histori dari geografisnya sendiri.

“Kalau tidak ada manusia tetap banjir, apalagi ada perubahan iklim,” tandasnya. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp