Hukum & Kriminal

Gagalkan Peredaran Sabu, Polres Blora Ringkus 7 Tersangka dalam Kurun Waktu Dua Pekan

×

Gagalkan Peredaran Sabu, Polres Blora Ringkus 7 Tersangka dalam Kurun Waktu Dua Pekan

Sebarkan artikel ini
Sabu Blora
Para tersangka kasus narkotika yang telah Satresnarkoba Polres Blora ringkus. (Heri/beritajateng.tv)

BLORA, beritajateng.tv – Dalam kurun waktu dua pekan, Satresnarkoba Polres Blora berhasil mengungkap peredaran narkotika jenis sabu dengan mengamankan tujuh pelaku terduga pengedar dan pengguna.

Dari tujuh tersangka, empat di antaranya merupakan residivis dengan kasus yang sama. Petugas kepolisian melakukan penangkapan di lokasi dan waktu yang berbeda-beda.

Salah satu pelaku, berinisial S, polisi tangkap di Kecamatan Cepu beserta barang bukti berupa satu paket sabu seberat 0,41 gram yang terbungkus plastik bening, satu handphone, dan satu unit sepeda motor.

BACA JUGA: Empat Bulan Terakhir Tak Turun Hujan, Embung di Blora Kekeringan Parah, Tanah Sampai Retak-retak

Selanjutnya, di Kecamatan Randublatung, Blora, polisi juga menangkap dua tersangka berinisial PRW dan OWS, dengan barang bukti satu paket sabu seberat 0,23 gram yang terbungkus plastik bening serta satu handphone.

Hasil pengembangan lebih lanjut membawa polisi untuk menangkap pelaku berinisial AH di wilayah Randublatung. Petugas menemukan barang bukti satu paket sabu seberat 0,48 gram dan satu paket sabu seberat 0,45 gram, serta satu handphone.

Di waktu yang berbeda, tiga pelaku berinisial J, TB, dan RU juga berhasil polisi tangkap. Dari tangan mereka, polisi menyita dua paket sabu seberat 0,72 gram serta satu handphone. Termasuk, seperangkat alat hisap bong yang terbuat dari botol plastik.

BACA JUGA: Video Kekeringan Blora Meluas, Warga Bergantung Bantuan Air Bersih

Kapolres Blora, AKBP Wawan Andi Susanto, menjelaskan bahwa dari empat laporan terpisah, polisi telah mengamankan tujuh tersangka. Penangkapan berlangsung dalam kurun waktu dua minggu.

“Kami akan terus berusaha memberantas peredaran narkoba di wilayah Blora,” ujar AKBP Wawan Andi Susanto, Jumat, 16 Agustus 2024.

Para tersangka terancam dengan Pasal 114 Ayat (1) atau Pasal 112 Ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancamannya yakni minimal lima tahun dan paling lama dua puluh tahun penjara. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi