Melalui kerjasama antara KPU dan media, harapannya informasi tentang pemilu 2024 dapat tersampaikan secara lugas, mudah dan memahamkan.
“Dengan demikian, masyarakat dapat membuat keputusan yang tepat saat memilih pemimpin yang akan memimpin negara ke depan,” ujar Mustakim.
Pihaknya mendorong peran aktif media dalam memberikan informasi kepemiluan dalam rangka meningkatkan partisipasi pemilih.
“Tingginya partisipasi pemilih ini tanda kesadaran demokrasi juga meningkat. Melalui kolaborasi dengan media, informasi tentang pemilu dapat tersampaikan secara luas dan akurat kepada masyarakat,” ucap Mustakim.
“Dengan pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya pemilu. Harapannya masyarakat akan semakin aktif dalam memilih pemimpin yang berkualitas. Mari nyoblos pada Rabu, 14 Februari 2024 di TPS masing-masing dan jangan Golput,” pungkas Mustakim. (*)
Editor: Elly Amaliyah




