“Jadi tolong kepada Bunda PAUD Kecamatan disampaikan kepada Bunda PAUD Desa, juga Ayah, Ibu, Bapak guru pengelola untuk mewujudkan PAUD Holistik Integratif, supaya ikut mengontrol dan memberikan fasilitas bekerja sama dengan Bidan Desa untuk cek kesehatan anak didiknya, seperti tinggi badan dan berat badan anak secara berkala. Untuk yang sudah, lebih dikuatkan lagi holistiknya,” ajaknya.
Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Blora menyatakan penerapan program PAUD Holistik Integratif berguna untuk menciptakan pendidikan berkualitas.
Program PAUD Holistik Integratif adalah sistem pendidikan dini yang sehat, cerdas, ceria, dan berakhlak mulia, sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Presiden Nomor 60 Tahun 2003, khususnya pasal 2 ayat 1.
“PAUD Holistik Integratif adalah layanan pendidikan yang menggabungkan proses asah, asih, asuh, dalam rangka mengembangkan kebutuhan anak, seperti gizi yang cukup, sistem pengasuhan dan perlindungan yang terbaik, serta pemberian layanan belajar yang mengedepankan pendidikan karakter,” katanya.
Dalah kesempatan itu pihaknya juga menyampaikan salam dari Bupati Blora Arief Rohman, SIP.,M.Si., untuk semua peserta yang hadir pada Gebyar PAUD 2022.
Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Blora Aunur Rofiq, SE., M.Si., dalam laporannya menyampaikan dasar pelaksanan terselenggaranya Gebyar PAUD 2022 adalah Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.
Kemudian, Undang-Undang nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 58 tahun 2009 tentang Stantar Pendidikan Anak Usia Dini.
Adapun tujuannya, kata Aunur Rofiq, memotivasi bermain dan belajar serta mengembangkan potensi, bakat yang dimiliki anak usia dini seoptimal mungkin.
“Meningkatkan motivasi tenaga pendidik dalam melaksanakan tugas pembelajaran dan pengembangan anak usia dini,” jelasnya.
Berikutnya, menyentuh perkembangan bahasa, motorik, kepekaan irama, musik, rasa percaya diri, serta keberanian mengambil risiko.
Adapun peserta Gebyar PAUD adalah Anak Usia Dini yang terlayani pada Lembaga PAUD antara lain TK dan KB dari masing-masing kecamatan sejumlah 18, sehingga jumlah peserta sekitar 288 anak.





