Jateng

Gelar Diskusi, Kotta Soroti Kehadiran TBRS Sebagai Ruang Publik

×

Gelar Diskusi, Kotta Soroti Kehadiran TBRS Sebagai Ruang Publik

Sebarkan artikel ini
diskusi di eks Wonderia
Foto: Diskusi publik yang digagas oleh Kotta menghadirkan seniman, akademisi, hingga pemerintah guna membahas peran taman budaya dalam pembangunan kota, digelar di Eks-Wonderia Area Makam Mbah Genuk, Kawasan Taman Budaya Raden Saleh (TBRS), Kamis, 24 Agustus 2023. (Foto: Fadia/beritajateng.tv)

“Adanya Makam Mbah Genuk dan Mbah Kliwon merupakan salah satu tanda bahwa aset ini adalah untuk masyarakat Kota Semarang. Yang dapat menyatukan semua kepentingan adalah kepentingan itu sendiri. Ada seni, proses ekonomi, anak-anak muda, budaya, olahraga, dan kumpul keluarga untuk kemudian membangun TBRS,” ucapnya.

Ia pun berkomitmen bersama Pemkot Semarang untuk terus mengkaji dan mengembalikan TBRS sesuai keperuntukkannya, yaitu untuk kepentingan masyarakat umum. Terlebih, lanjut Iswar, 60 persen kehidupan manusia berada di luar rumah, salah satunya di ruang publik.

BACA JUGA:Sidak SMPN 16 Semarang Baru, Dewan Soroti Pintu Kelas Tipis dan Resiko Rusak

“Saya yakin TBRS akan tetap sesuai dengan keinginan seluruh masyarakat Kota Semarang. Ruang-ruang publik kita harus bangun, itu adalah tanggung jawab pemerintah,” lanjutnya.(*)

Editor: Farah Nazila

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp