PATI, beritajateng.tv – Ketua DPC Gerindra Kabupaten Pati, Hardi, menyebut akan menyampaikan rencana usulan pemecatan Bupati Pati, Sudewo, dari keanggotaan partai.
Hardi menegaskan langkah itu bakal pihaknya utarakan lewat DPD Gerindra Jawa Tengah sebelum akhirnya menuju DPP.
“Tuntutannya terkait pemberhentian Pak Sudewo dari kepengurusan DPP serta keanggotaan Partai Gerindra. Saya akan sampaikan usulan ini melalui DPD Jawa Tengah. Pemecatan Bupati Pati Sudewo akan kami usulkan juga,” ungkap Hardi yang juga Wakil Ketua DPRD Pati, beberapa waktu lalu.
Tak hanya itu, Hardi juga berencana mengganti anggota pansus pemakzulan, Irianto Budi Utomo. Pergantian tersebut sebagaimana aspirasi Aliansi Masyarakat Pati Bersatu.
BACA JUGA: Dugaan Intervensi Pansus Hak Angket DPRD, AMPB Bakal Demo Geruduk DPC Gerindra dan PDIP Pati
“Kami akan meminta Pak Irianto Budi Utomo diganti, mekanisme tetap lewat paripurna,” jelas Hardi. Sementara rapat paripurna tersebut bakalan berlangsung pada pekan depan.
Sebelumnya, Aliansi Masyarakat Pati Bersatu menyuarakan desakan-desakan tersebut saat unjuk rasa pada Jumat, 19 September 2025 lalu.
Kristoni, salah satu orator, menuntut agar Gerindra segera mencopot Sudewo dari status kader sekaligus memintanya mundur dari jabatan Bupati Pati.
“Kami meminta pimpinan partai Gerindra segera memecat Sudewo dari keanggotaan serta memerintahkan pengunduran diri karena tidak layak,” ucap Kristoni.
BACA JUGA: Bawa “Oleh-oleh” Kemendagri-BKN, Pansus DPRD Pati Siap Lanjut Sidang Pemakzulan Pekan Depan
Selain menuntut ke Gerindra, massa aksi juga mengingatkan PDIP Pati agar tidak mengganti Ketua Pansus Hak Angket, Teguh Bandang Waluyo.
“Kami meminta dengan tegas PDIP tidak mengganti Bandang sebagai ketua pansus. Jangan sekali kali melakukan pergantian, sebab Bandang masih sesuai dengan hukum berlaku,” kata Kristoni.
Dengan desakan publik yang semakin menguat, dinamika politik Pati kembali menghangat. Proses pemakzulan Sudewo pun berpotensi menimbulkan tarik-menarik kepentingan antarpartai. (*)




